Dapat 2 Destroyer Baru China Pensiunkan 4 Destroyer Lawas, Indonesia Minat?
Dapat 2 Destroyer Baru China Pensiunkan 4 Destroyer Lawas, Indonesia Minat?

Dapat 2 Destroyer Baru China Pensiunkan 4 Destroyer Lawas, Indonesia Minat? – GarudaMiliter.com. Setelah beberapa hari yang lalu meluncurkan 2 destroyer canggih dengan kapabilitas setara destroyer AEGIS Arleigh Burke milik Amerika Serikat, China mempensiunkan 4 kapal destroyer lawasnya.

Destroyer Type 051
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
  • Gmail
  • Tumblr
  • Blogger
Destroyer Type 051

Komando mandala utara PLA melakukan upacara pelepasan ke empat destroyer tersebut dari tugas dinas militer di pelabuhan Lyusun, Provinsi Liaoning. Ke empat kapal tersebut merupakan destroyer dari Type 051 atau yang menurut kode NATO bernama Luda Class.

Ke empat kapal tersebut adalah Kaifeng (109), Dalian (110), Zunyi (134) dan Guilin (164). Ke empat kapal tersebut dua merupakan Type 051D dan dua merupakan Type 051DT yang lebih canggih. Sehingga walaupun sudah berumur 30 tahun, namun kapal tersebut sebenarnya masih bisa beraksi dengan baik.

Destroyer Type 051
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
  • Gmail
  • Tumblr
  • Blogger
Destroyer Type 051

Destroyer Kaifeng dan Dalian merupakan destroyer dari type 051DT atau disebut juga Luda IV. Keduanya sudah mengalami Mid-Life Upgrade di tahun 1999 dan 2002. Dengan modifikasi menjadi Luda IV, kedua kapal dipersenjatai dengan ZKJ-4A-3 combat data system, rudal pertahanan udara HQ-7 yang kemampuannya mirip dengan rudal anti pesawat Crotale asal Perancis, CIWS menggunakan Type 76A dual-37 mm automatic AA gun dan senjata pemukul utamanya berupa 16 rudal C802A.

Senjata peperangan bawah airnya meliputi sepasang peluncur roket anti kapal selam Type 75 dan 6 buah tabung peluncur torpedo plus sejumlah depth charge atau naval mines (ranjau laut). (Klik dibawah untuk ke Halaman Selanjutnya]

53 COMMENTS

  1. Aduhhhh…. Negara lain makin maju nanti kita makin ketinggalan kalo kaya gini trs. Apa2 milih yg murah,,hrsnya cari kualitas dulu. Murah kalo gk bisa bersaing malah buang2 uang namanya. Maaf hanya saran bukan bermaksud menjelekan pihak manapun. Salam

  2. Masa mau beli rongsokan sih,itu makax indonesia sering dilecehkan negara lain krn taux beli rongsokan,,liat aja kasus kpl vietnam nabrak kapal perang kita,mreka tau klo kapal kita kapal tua yg rapuh makax mreka berani nabrak,,,kita bisa liat berapa bnyk kapal yg udah dipensiunkan negara asalx lalu dijual ke kita,,,negara asalx aja udah gk berani make knp kita harus beli

  3. Iya kalau mereka nge jual dan kita minat,
    Padahal ngeliat kebutuhan, kapal AL kita diharuskan model multipurpose yg bisa menjalankan berbagai misi dan ga hanya misi tempur.
    Agak ragu juga semisal ini ditawarkan kpd kita dg harga miring sekalipun, kemungkinan diterima lebih kecil daripada PT PAL semisal menawarkan opv atau kapal sekelas pkr lagi meskipun dg harga 2x lipat dari tawaran pihak tiongkok.
    Sebenarnya tawaran bagus adl ketika kita ditawarkan hibah OHP class dari armada eks US navy, tapi kita tolak hanya karena tipe mesin kapal yg dianggap terlalu memakan anggaran gede dlm proses upgrade dan operasional kelak.
    Padahal OHP class lebih teruji dan sangat bagus utk digunakan sbg kapal multipurpose.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here