Lagi lagi Serangan Udara Tanpa Balas, Lanud Suriah di Homs Dibom Israel
Lagi lagi Serangan Udara Tanpa Balas, Lanud Suriah di Homs Dibom Israel

Lagi lagi Serangan Udara Tanpa Balas, Lanud Suriah di Homs Dibom Israel – GarudaMiliter.com. Pemerintah Suriah pada hari Minggu dini hari waktu setempat yang lalu menuduh Israel telah melakukan serangan udara ke salah satu instalasi militernya di provinsi Homs. Serangan tersebut disebut pemerintah Suriah sebagai serangan kedua Israel yang terjadi dalam 24 jam terakhir.

Serangan pada pangkalan udara berkode T4 tersebut menurut juru bicara pemerintah Suriah telah menewaskan satu orang tentara, melukai dua orang lainnya dan menghancurkan sebuah gudang senjata di lingkungan pangkalan udara tersebut.

Sumber sumber lain menyebutkan bahwa yang menjadi target serangan udara Israel kali ini adalah sebuah gudang yang digunakan untuk menyimpan amunisi roket. Amunisi roket tersebut ditengarai berasal dari Iran dan dikirim melalui kargo udara serta disinyalir akan digunakan oleh milisi Hisbullah yang disebut sebut didukung oleh Iran dan Suriah.

Serangan Israel ini terjadi beberapa jam setelah juru bicara militer Israel sebelumnya mengatakan bahwa militer Israel telah melakukan serangan balasan ke wilayah Golan yang dikuasai Suriah, setelah sebelumnya Israel mendapatkan tembakan roket dari wilayah Suriah tersebut.

Sejauh ini, Israel sudah melakukan ratusan serangan udara ke target target militer Suriah tanpa balasan. Israel menyebutkan bahwa sebagian besar target target tersebut merupakan fasilitas militer Suriah yang digunakan oleh Iran dan Hisbullah.

Israel menyatakan bahwa Israel akan berusaha mencegah kehadiran militer Iran di Suriah dan Lebanon, sementara Iran sendiri mendukung pemerintahan Presiden Basyar Al-Assad dalam perang saudara yang sudah berlangsung selama tujuh tahun ini.

Israel selalu menyatakan bahwa Israel mempunyai hak untuk menyerang target Iran dan Hisbulah di Suriah dan Lebanon dalam rangka mempertahankan diri dari kemungkinan serangan Iran dan Hisbullah dari wilayah Lebanon dan Suriah.

Serangan Israel ini berlangsung di tengah panasnya perseteruan antara Iran dan Amerika di Timur Tengah. Panasnya situasi Timur Tengah antara Iran dan Amerika ini sudah berlangsung sejak tahun 2015, ketika secara mendadak Amerika di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump menarik diri dari perjanjian pembatasan nuklir Iran.

Bahkan situasi sempat semakin panas setelah Jendral jendral Iran berulang kali memberikan pernyataan keras di media yang diterjemahkan Amerika sebagai ancaman atas aset asetnya dan negara negara sahabatnya di Timur Tengah. Dan untuk menghadapi ancaman Iran tersebut, sekaligus memberikan jaminan keamanan bagi negara negara sahabatnya, Amerika mengirim kapal induk dan pesawat bomber B-52 ke daerah teluk Persia.

Diketahui, Rudal S-300 yang dikirimkan Rusia untuk mengamankan wilayah udara Suriah dari serangan Israel sejak Oktober 2018 masih belum juga menyalak.

51 COMMENTS

  1. itu yang terjadi kalau alutsista lemah. Bisa terjadi juga di Indonesia.

    Problemnya, banyak yang menganggap alutsista ga penting selama SDM kuat.

    Baik di pejabat, yang menunda pembelian banyak alutsista.

    Sampai rakyat jelata yang tiap kita kritik alutsista malah bilang “Prajurit TNI terkuat di dunia kita menang lawan belanda cuma pakai bambu runcing sekarang pun kita ga akan kalah sama US atau negara manapun”…

    Orang-orang yang tidak rasional.

  2. Semestinya Suriah membuat serangan balasan terhadap pangkalan militer Israel.

    Memang Peperangan akhir jaman tak bisa di elakan lagi.

    Semuanya musuh Islam udah mulai menyerang baik dalam islam seperti Gerombolan Radikal dan di luar Islam seperti zionis.

  3. suriah diserang dgn rudal rampage (air to surface missile) dilaporkan 2 rudal yg berhasil dicegat.. blm ada info berapa jumlah rudal yg dateng…
    april kemarin ada info menyebutkan F35 milik idf berhasiil lolos dari deteksi sistem hanud S300 suriah…
    kita kembali berpikir klaim iran bbrp waktu yg lalu bahwa rusia dituduh telah memberikan kode sistem S300 pada isroel.. tdk jelas kode apa yg dimaksud tp besar kemungkinan kode utk menjinakkan sistem hanud andalan rusia tsb

  4. Ketika Suriah sibuk memerangi ISIS dibantu Rusia tiba2 Israel menyerang Suriah dgn alasan diroket di dataran tinggi Golan. Well, the enemy of my enemy is my friend. Jelas kan?

  5. Itu akibatnya kalau tergantung Rudal pada buatan Negara orang lain.

    Umat Islam di seluruh dunia harus mengerti bahwa musuh Islam itu sebenarnya Dajjal laknatillah yang selalu membuat sistim anti Rudal balistik untuk mengalahkan pertahanan Negara Islam.

    Inilah persatuan Dajjal akhir jaman.

  6. S300 milik yunani produk lama (generasi kedua) bukan varian terbaru.. namun sistem radar hanud ini tetap saja pnya kelemahan.. gak bisa deteksi pesawat yg kelayapan diketinggian kurang dari 50 mtr

  7. klo pantsir udah ke babad yaa repot juga suriah.. soal nya S 300 juga kya nya butuh back up dari hanud jarak pendek.. soalnya hanud ini kan efektif buat intercept target2 di ketinggian rendah..

  8. Iya versi Yunani make PMU 1 sedang Syria PMU 2 saya yakin walaupun kemampuan dasarnya kebaca terus diantisipasi kira2x tekonologi selanjutnya. Perbedaan menonol terutama penggunan rudal SAMnya. Nah apalagi tuh Rusia malah ngasih gratis S-300PM plus rudalnya yang walaupun bukan versi ekspor tapi setara PMU 1 yang dipake Yunani. he he he

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here