Kronologi rudal Korea Utara selama beberapa tahun terakhir

0
775
Kronologi rudal Korea Utara selama beberapa tahun terakhir

Korea Utara melakukan ujicoba rudal balistik ke perairan timur pada hari Selasa. Berikut ini adalah kronologi peluncuram rudal Korut.

– 31 Agustus 1998: Korut melepaskan rudal balistik pertamanya, roket Unha-1, yang juga dikenal sebagai rudal Taepodong-1, dari lokasi peluncuran Musudan-ri di Provinsi Utara Hamgyong.

– 4 Juli 2006: Korut menguji-coba versi lanjutan rudal Taepodong-2 di lokasi peluncuran Musudan-ri.

– 5 April 2009: Korea Utara meluncurkan roket Unha-2 di lokasi peluncuran Musudan-ri dengan hadirnya pemimpin Kim Jong-il dan anaknya Kim Jong-un.

– 13 April 2012: Korut menembakkan sebuah roket jarak jauh, roket Unha-3, dari lokasi peluncuran Dongchang-ri di Provinsi Pyongan Utara. Tapi roket itu jatuh berkeping-keping ke laut tak lama setelah lepas landas.

– 1 Desember 2012: Korea Utara mengatakan akan meluncurkan satelit kerja, Kwangmyongsong-3, pada roket pembawa Unha-3, antara 10 dan 22 Desember.

– 10 Desember 2012: Korea Utara memperluas peluncuran rudal sampai 29 Desember, dengan alasan masalah teknis pada modul kontrol tahap pertama.

– 12 Desember 2012: Korea Utara meluncurkan roket jarak jauh dari lokasi peluncuran Dongchang-ri di Provinsi Pyongan Utara.

– 8 Mei 2015: Korea Utara melakukan uji coba rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam (SLBM), dijuluki “KN-11,” dalam usaha pertamanya untuk meluncurkan rudal semacam itu. Seoul mengatakan bahwa itu lebih merupakan ujian untuk pengusiran tersebut daripada menembaki.

– 28 November 2015: Korea Utara menembakkan sebuah SLBM di Laut Timur, namun Seoul menilai pengujian tersebut sebagai sebuah kegagalan.

BACA JUGA :  Korea Utara menembakkan rudal balistik ke Laut Timur

– 21 Desember 2015: Militer Korea Selatan mengatakan Korea Utara melakukan tes SLBM lainnya pada bulan Desember, namun tes tersebut berakhir dengan kegagalan.

Washington Free Beacon melaporkan bahwa Korea Utara berhasil dalam uji coba di bawah permukaan rudal KN-11 di dekat pelabuhan timur Sinpo pada 21 Desember, dengan mengutip pejabat pertahanan AS yang tidak dikenal.

– 2 Februari 2016: Korea Utara memberitahu badan-badan PBB mengenai rencana peluncuran satelit antara 8-25 Februari.

– 6 Februari 2016: Korea Utara menginformasikan kepada Organisasi Maritim Internasional mengenai rencana untuk menaikkan tanggal peluncuran antara 7-14 Februari.

– 7 Februari 2016: Korea Utara menembakkan roket jarak jauh dari lokasi peluncuran Dongchang-ri sekitar pukul 09:30. Korea Utara mengklaim telah berhasil menempatkan sebuah satelit, yang diberi nama “Kwangmyongsong-4,” ke orbit,

– 18 Maret 2016: Korea Utara meluncurkan apa yang tampaknya merupakan dua rudal balistik mid-range Rodong dari provinsi baratnya.

– 15 April 2016: Korea Utara melakukan uji coba pertama rudal balistik jarak menengah antara Musudan, yang juga dikenal sebagai BM-25, namun peluncuran tersebut berakhir dengan kegagalan.

– 23 April 2016: Korut menguji api SLBM di Laut Timur, yang hanya terbang sekitar 30 kilometer

– 28 April 2016: Korea Utara meluncurkan dua rudal Musudan jarak menengah, namun peluncurannya berakhir dengan kegagalan.

BACA JUGA :  [Dunia] 40 Jet China Manuver di Laut China Timur

– 31 Mei 2016: Korut menguji-coba rudal balistik Musudan jarak menengah, namun peluncurannya berakhir dengan kegagalan.

– 22 Juni 2016: Korut melepaskan dua rudal balistik jarak menengah antara Musudan. Satu rudal terbang sekitar 400 km, yang oleh para ahli dipandang sebagai sebuah kesuksesan.

– 9 Juli 2016: Korea Utara meluncurkan SLBM di lepas pantai timurnya, namun Seoul mengatakan bahwa rudal tersebut tampaknya meledak pada ketinggian sekitar 10 kilometer.

– 19 Juli 2016: Korut menguji dua rudal Rodong mid-range dan rudal Scud yang lebih pendek.

– 3 Agustus 2016: Korea Utara menembakkan dua rudal balistik mid-range Rodong dari dekat daerah barat daya. Satu rudal terbang sekitar 1.000 kilometer sebelum jatuh ke zona ekonomi eksklusif Jepang (ZEE).

– 24 Agustus 2016: Korut menguji-menembakkan sebuah SLBM di perairan lepas pantai timurnya menuju Jepang. Rudal tersebut terbang sekitar 500 kilometer, membuatnya menjadi penerbangan terpanjang oleh rudal tersebut.

– 15 Oktober 2016: Korea Utara menembakkan sebuah rudal balistik Musudan jarak menengah, namun meledak setelah diluncurkan.

– 20 Oktober 2016: Korea Utara meluncurkan apa yang tampaknya merupakan rudal balistik jarak menengah antara Musudan, namun tes tersebut berakhir dengan kegagalan.

– 12 Februari 2017: Korea Utara meluncurkan rudal balistik jarak menengah baru, yang disebut Pukguksong-2, ke Laut Timur. Para ahli mengatakan bahwa negara tersebut tampaknya menerapkan teknologi yang digunakan di SLBM untuk mengembangkan rudal baru.

BACA JUGA :  Menhan Israel mengundurkan diri

– 6 Maret 2017: Korea Utara menembakkan empat rudal balistik dari lokasi peluncuran Dongchang-ri ke arah Laut Timur.

– 22 Maret 2017: Korea Utara meluncurkan rudal dari pantai timurnya yang diperkirakan telah gagal. Jenis rudal tidak dikonfirmasi.

– 5 April 2017: Korea Utara menembakkan rudal balistik jarak jauh KN-15.

– 14 Mei 2017: Korut menembakkan rudal balistik jarak menengah ke atas, yang disebut Hwasong-12, dari situs barat laut. Pesawat itu terbang sekitar 700 kilometer sebelum mendarat di Laut Timur.

– 21 Mei 2017: Korea Utara menembakkan rudal Pukguksong-2 darat-ke-darat, yang juga dikenal sebagai KN-15. Rudal itu terbang lebih dari 500 kilometer.

– 27 Mei 2017: Korea Utara diperkirakan telah meluncurkan rudal berpemandu darat ke udara, yang diyakini sebagai KN-06, dari wilayah timur.

– 29 Mei 2017: Korut menembakkan apa yang dianggap sebagai rudal balistik tipe Scud. Terbang sekitar 450 kilometer.

– 8 Juni 2017: Korut menguji beberapa rudal jelajah darat ke kapal.

– 4 Juli 2017: Korea Utara meluncurkan sebuah rudal balistik dari sebuah provinsi barat laut ke perairan di lepas pantai timurnya. Pyongyang mengklaim bahwa mereka berhasil menguji coba rudal balistik antar benua dan mencapai ketinggian 2.802 kilometer dan terbang 933 km.

(Yonhap)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here