Jokowi Inginkan Drone Militer Diproduksi Massal 2022

0
33
Jokowi Inginkan Drone Militer Diproduksi Massal 2022
Jokowi (foto: Andhika Prasetia/detikcom)

Jakarta, GarudaMiliter.comJokowi Inginkan Drone Militer Diproduksi Massal 2022. Keterangan tersebut disampaikan oleh Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), Bambang Brodjonegoro.

Ia menyampaikan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memproduksi pesawat tanpa awak secara massal.

“Pertama, drone untuk keperluan militer. Kita sudah namakan Elang Hitam. Rencananya drone yang untuk keperluan kombatan atau militer ini dimulai produksi masal pada 2024. Itu rencana awal. Tapi melihat kebutuhan di dalam negeri dan kesiapan, baik desain maupun manufakturnya, presiden arahkan agar bisa dipercepat jadi 2022,” jelas Bambang di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip dari detiknews, Kamis (6/2/2020).

Untuk saat ini, Indonesia telah memiliki drone produksi dalam negeri, Elang Hitam dengan jenis MALE (medium altitude endurance).

Jika sesuai rencana, maka drone tersebut akan dikembangkan dengan dilengkapi pula radar.

“Perlu diketahui drone ini didesain BPPT, Lapan dan Balitbang Kemenhan dan akan diproduksi 2 BUMN, PT DI untuk manufakturnya, dan LEN untuk keperluan senjata, sistem sensor maupun radar. Kami sudah ajukan beberapa perubahan termasuk dukungan anggaran agar drone ini bisa produksi masal mulai 2022,” terang Bambang.

Wacana tersebut juga sudah disampaikan kepada Panglima TNI Marsekal, Hadi Tjahjanto dan Menhan Prabowo Subianto.

Keperluan dari produksi drone ini diklaim sangat penting guna menjaga keamanan dalam negeri.

“Tentunya sudah disampaikan juga oleh Menhan dan Panglima TNI memang ada kebutuhan tersebut. Untuk keamanan dalam negeri dan konteks keamanan di perbatasan,” papar Bambang.

Akan tetapi, saat ini prototipe drone hanya akan dibuat sebanyak lima unit. Untuk produksi massalnya direncanakan akan diterapkan pada 2022.

“Kita bikin prototipe dulu sampai 5. mulai 2022 setelah kita punya 5 prototipe baru kita produksi dalam jumlah besar. Kan harus prototipe dulu untuk memastikan ini sesuai kebutuhan,” tandas Bambang.

Ikuti terus perkembangan Berita Militer Indonesia hanya di GarudaMiliter.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here