NATO akan mempertahankan kehadiran militer di Afghanistan setelah tahun 2017 dan memperkuatnya

0
692
NATO akan mempertahankan kehadiran militer di Afghanistan setelah tahun 2017 dan memperkuatnya

NATO akan mempertahankan kehadiran militernya di Afghanistan setelah tahun 2017 dan memperkuatnya. Hal ini disampaikan pada hari Kamis oleh Sekretaris Jenderal Aliansi Atlantik Utara Jens Stoltenberg menyusul pertemuan Menteri Pertahanan NATO di Afghanistan.

“Kami akan melanjutkan misi kami untuk” Dukungan Tegas “setelah 2017. Hari ini saya dapat memastikan bahwa kami juga akan memperkuat kehadiran kami,” katanya.

Menurut Stoltenberg, Ukraina berjanji untuk terus mendukung misi NATO di Afghanistan.

“Menteri Pertahanan Ukraina ambil bagian dalam pertemuan tersebut, dia mengkonfirmasi dukungan Ukraina untuk Afghanistan dan operasi kami di Afghanistan,” katanya.

BACA JUGA :  Garuda Militer: Patroli Tapal Batas Indonesia-Malaysia

Menurut Sekretaris Jenderal, Ukraina akan berpartisipasi dalam konferensi mengenai pembentukan pasukan tambahan dan sumber daya untuk Afghanistan. “Saya tidak dapat mengungkapkan informasi tentang semua negara, namun kami berterima kasih kepada Ukraina atas kontribusi dan kontribusi terhadap misi kami di Afghanistan,” kata Stoltenberg.

NATO telah menyelesaikan penarikan pasukan tempur dari Afghanistan pada tahun 2014. Sejak saat itu, misi Aliansi “Dukungan Kuat” dari 13.500 orang telah beroperasi di negara ini. Tugasnya meliputi pelatihan, bantuan dalam mengelola dan dukungan logistik, serta memasok intelijen pasukan Afghanistan. Pembiayaan tentara nasional juga diberikan oleh negara-negara NATO sekitar $ 5 miliar per tahun. sumber

BACA JUGA :  sebagai akibat dari serangan Israel di Gaza, stasiun televisi Hamas Al-Aqsa dihancurkan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here