Filipina Nekat Batalkan Perjanjian Militer Dengan Amerika Serikat

0
31
Filipina Nekat Batalkan Perjanjian Militer Dengan Amerika Serikat
Ilustrasi (foto: Youtube)

Manila, GarudaMiliter.comFilipina Nekat Batalkan Perjanjian Militer Dengan Amerika Serikat. Keputusan tersebut terbilang begitu mengejutkan.

Diberitakan sebelumnya, presiden Filipina, Rodrigo Duterte akan segera mengakhiri kerja sama militer dengan Amerika Serikat (AS). Keterangan tersebut juga tertuang pada Visiting Forces Agreement (VFA).

Menindaklanjuti hal tersebut, Presiden Duterte juga sudah memerintahkan anak buahnya untuk menyampaikan keputusan pada pihak Amerika Serikat.

Dijelaskan oleh juru bicara Presiden, Salvador Panelo pada sebuah pesan tertulis kepada wak media. Disebutkan jika presiden Duterte sudah memerintahkan Sekretaris Eksekutif, Medialdea untuk mengabarkan pada Menteri Luar Negeri, Locsin.

“Presiden Duterte memerintahkan Sekretaris Eksekutif (Salvador) Medialdea, untuk memberi tahu Menteri Luar Negeri Locsin agar mengirim pemberitahuan penghentian tersebut kepada pemerintah AS,” terang Salvador.

Terlepas dari itu, Panelo juga mengklaim jika Duterte akan segeraa berbicara secara langsung dengan Presiden AS, Donald Trump melalui sambungan telepon.

Akan tetapi, Panelo juga tidak menjelaskan secara rinci terkait kapan waktu sambungan telepon tersebut akan dilakukan.

Sekedar tambahan informasi, Visiting Forces Agreement (VFA) merupakan bentuk perjanjian yang memberikan tentara Amerika Serikat (AS) di Filipina dilindungi dari hukum setempat.

Sedangkan untuk perjanjian itu sendiri, sudah disepkati pada tahun 1998 serta mulai diberlaakukan sejak setahun kemudian.

Seperti yang sudah ditetapkan, VFA tersebut bisa diakhiri melalui pemberitahuan tertulis dari kedua pihak negara. Baik dari sisi Amerika Serikat ataupun pihak Filipina.

Terhitung sejak masa berakhirnya perjanjian tersebut, akan mulai berlaku selama 180 hari sejak kedua pihak saling menyampaikan pemberitahuan.

Diketahui, selama ini hubungan antar kedua negara, yakni Filipina dan Amerika Serikat baik-baik saja.

Dengan berakhirnya perjanjian VFA tersebut, apa sedang ada konflik antar keduanya? Tentu kondisi tersebut masih menjadi tanda tanya.

Ikuti terus perkembangan Berita Militer Dunia hanya di GarudaMiliter.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here