Serangan Rudal EMP Korut Ke AS Akan Menjadi Yang Pertama Dan Terakhir – GarudaMiliter.com. Pakar militer negara negara Barat tidak percaya bahwa Korea Utara akan mampu mengirimkan serangan dengan senjata medan elektromagnetik ke wilayah Amerika Serikat. Hal ini berdasarkan publikasi dari Business Insider beberapa waktu yang lalu dengan mengacu pada tulisan analis militer Justin Bronka.

Menurut ahli tersebut, teknologi senjata yang memancarkan radiasi elektromagnetik untuk digunakan untuk keperluan tempur sangat menjanjikan, namun belum pernah dipelajari sepenuhnya. Terutama oleh Korea Utara. Oleh karena itu, kemungkinan adanya serangan dengan senjata rudal EMP Korut ke wilayah Amerika Serikat oleh Korea Utara bisa saja tidak mungkin terjadi.

Serangan Rudal EMP Korut Ke AS Akan Menjadi Yang Pertama Dan Terakhir Sumber : http://garudamiliter.com/3029/serangan-rudal-emp-korut-ke-as-akan-menjadi-yang-pertama-dan-terakhir/
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
  • Gmail
  • Tumblr
  • Blogger
Serangan Rudal EMP Korut Ke AS Akan Menjadi Yang Pertama Dan Terakhir

Hingga kini, hanya ada segelintir kecil negara saja yang memiliki kemampuan serangan EMP seperti itu. Salah satunya tentu saja adalah Rusia. Sesuai dengan prinsip fisika, senjata EMP bekerja dengan mengirimkan ledakan gelombang elektromagnetik yang kuat yang bisa memutus semua aliran elektronika dalam radius tertentu dan membuat semua perangkat elektronika akan mati.

Dengan demikian, sistem peralatan militer yang berbasis komponen elektronika akan terhenti, komunikasi berhenti beroperasi dan sebagainya. Kekuatan militer negara yang menjadi target dapat dengan mudah diratakan, hal tersebut dikarenakan tentara dalam keadaan “buta dan tuli” akibat kehilangan kemampuan komunikasi dan kendali pasukan. Setelah itu, memungkinkan negara agresor untuk menyerang dengan menggunakan bantuan jenis senjata lain.

Namun, Bronk menganggap pernyataan mantan perwira CIA Peter Vincent bahwa dengan serangan seperti itu jika dilakukan oleh Korea Utara akan membuat 90% penduduk AS akan hancur, merupakan pernyataan yang terlalu dilebih-lebihkan.

Menurutnya, jika memang Korea Utara mampu melakukan serangan rudal EMP Korut, serangan yang dilakukan Korea Utara tersebut tidak akan bisa mencapai sebagian besar wilayah Amerika Serikat. Bagaimanapun, rudal tersebut akan meledak di udara akibat dari, sistem pertahanan anti rudal nuklir antar benua milik Amerika Serikat, menembaki rudal antarbenua ICBM dari negara lain. Dan kemudian dipastikan, Amerika akan segera melakukan serangan balasan, yang bisa saja berupa ICBM berhulu ledak nuklir yang mampu meratakan Korea Utara.

Dengan kata lain, serangan Korea Utara ini akan menjadi serangan pertama dan terakhir dari Korea Utara, kata ahli tersebut.

Pemimpin Korea Utara akan mengambil risiko sangat besar untuk melakukan serangan tersebut, Bronk menyimpulkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here