Indonesia Bicarakan Hubungan Militer dengan Polandia

0
1458
Indonesia Bicarakan Hubungan Militer dengan Polandia
Bendera Indonesia dan Bendera Polandia

Dalam kunjungan baru-baru ini ke Polandia, Menteri Koordinator Kelautan Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan menjadi berita utama saat dia membicarakan prospek hubungan pertahanan antara Jakarta dan Warsawa. Komentarnya mencerminkan upaya terus-menerus antara kedua negara untuk mengeksplorasi peluang kerja sama militer.

Indonesia dan Polandia memiliki hubungan pertahanan yang ada, meski kemajuan cenderung lambat. Selama dua dekade terakhir, Polandia telah menjual ke Indonesia sejumlah platform militer yang telah dibuat di Polandia dan dikirim ke negara Asia Tenggara, termasuk sistem pertahanan udara.

Kedua belah pihak juga pernah menjajaki kerja sama lebih lanjut. Misalnya, pada bulan September 2013, ketika mantan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono melakukan kunjungan kenegaraan ke negara tersebut, kedua negara mengatakan bahwa mereka berencana untuk memperluas kerja sama di berbagai bidang termasuk kolaborasi industri pertahanan sebagai bagian dari usaha yang lebih luas untuk meningkatkan kerja sama bilateral dan perdagangan. Pada saat itu, Djoko Suyanto, menteri koordinator urusan hukum, politik dan keamanan, mengatakan bahwa mungkin ada produksi gabungan peralatan militer Polandia, termasuk pesawat terbang, helikopter, kendaraan tempur, dan pesawat terbang, yang melibatkan Perusahaan milik negara Indonesia.

BACA JUGA :  Senjata dan Tank Pindad Diminati Nigeria hingga Namibia

Usaha itu tampaknya berlanjut di bawah pemerintahan Jokowi sebagai bagian dari ikatan yang lebih luas. Pada bulan Mei, di sela-sela KTT One Belt One Road China, Jokowi bertemu dengan Perdana Menteri Polandia Beata Szydlo, pertemuan itu adalah untuk pertama antar kepala negara dari kedua negara. Pertemuan tersebut terutama berfokus pada kerja sama ekonomi dan peningkatan jumlah pariwisata untuk mendukung perundingan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Ekonomi Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA).

Tapi kerja sama maritim juga menjadi fokus, meski beberapa hal spesifik diungkapkan mengenai apa yang sedang dibayangkan dan implikasi apa yang mungkin ada untuk hubungan pertahanan jika ada. Dalam sebuah pernyataan pers, Jakarta mengatakan bahwa kerja sama maritim akan sejalan dengan inisiatif tol maritim global Jokowi yang mencakup fokus pada pengembangan infrastruktur maritim di negara ini.

BACA JUGA :  Clash of the Titans. membandingkan pembom strategis Tu-160 dan B-1B

Kemudian, minggu lalu, mulai tanggal 8-10 Juni, Menteri Koordinator Kelautan Luhut Binsar Pandjaitan mengunjungi Polandia sebagai bagian dari undangan pemerintah Polandia untuk berbicara di Kongres Maritim Internasional ke-5. Selama perjalanannya, ia banyak membahas bidang kerjasama ekonomi, termasuk penerbangan langsung dari Indonesia ke Polandia dan menjajaki kerjasama energi antara kedua negara.

Tapi masalah pertahanan juga ikut dibahas, saat pertemuan Menteri Luhut Pandjaitan dengan Wakil Menteri Pertahanan Bartosz Kownacki. Dia kemudian menyoroti fakta bahwa perusahaan milik negara Indonesia, seperti PT PAL dan PT PINDAD, dapat bekerja sama dengan rekan-rekan Polandia mereka. Dia juga menambahkan bahwa teknologi radar militer Indonesia dapat dikembangkan melalui kemitraan antara Institut Teknologi Bandung (ITB) dan perusahaan Polandia Pit-Radwar.

BACA JUGA :  Korut Luncurkan Rudar Anti-kapal Namun tidak melanggar resolusi PBB

Apakah salah satu dari ini akhirnya akan dimulai masih harus dilihat. Tetapi mengingat momentum baru-baru ini dalam keseluruhan hubungan, ada baiknya mengawasi juga apa arti hubungan pertahanan ini. Sumber artikel/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here