[Dunia] Ditemukan Uang Rp 14 Miliar di Markas Teroris Marawi

0
743
Pasukan marinir Filipina menemukan uang senilai 52,2 juta peso atau setara dengan uang Rp 14 miliar di sebuah rumah di wilayah konflik Marawi, Filipina Selatan ★

P

asukan marinir Filipina menemukan uang senilai 52,2 juta peso atau setara dengan uang Rp 14 miliar di sebuah rumah di wilayah konflik Marawi, Filipina Selatan.

Seperti dilansir dari NEWSLINE.ph, Selasa (6/6/2017), rumah yang terletak di dekat Jembatan Mapandi, Kota Marawi, diketahui merupakan pos Maute, kelompok teroris yang meneror wilayah Marawi.

BACA JUGA :  Aguirre orders NBI probe of missing Indonesian Navy personnel

Selama 12 hari, jembatan tersebut memang dikuasai oleh kelompok Maute dan menjadi tempat perlindungan bagi mereka dari serangan militer Filipina.

Tak hanya uang, pasukan marinir yang melakukan operasi pembersihan, juga menemukan cek senilai 23,7 juta peso atau setara dengan Rp 6,3 miliar.

Dilaporkan marinir tersebut, terdapat pula senapan mesin yang ditinggalkan oleh para anggota kelompok Maute.

Saat anggota Maute terdesak, rumah dan berikut isinya ditinggalkan oleh para teroris tersebut.

Selanjutnya, uang dan cek itu diserahkan kepada gugus kerja khusus untuk Marawi.

BACA JUGA :  Setelah kejadian Salisbury AL Inggris ketakutan awak perusak HMS Duncan di Montenegro diserang

Teroris Maute telah memerangi pasukan pemerintah sejak 23 Mei di Kota Marawi.

Aksi itu dilakukan untuk melindungi pemimpin kelompok cabang Negara Islam di Irak dan Suriah ( ISIS) di Filipina, Isnilon Hapilon.

Isnilon yang gagal dibekuk, namun diyakini masih berada di wilayah Minadao selatan.

Hapilon diduga bekerja sama dengan kelompok Maute untuk membentuk kekhalifahan ISIS di kawasan itu.

Kekerasan yang terus berlanjut di Marawi memaksa Presiden Rodrigo Duterte menerapkan status darurat militer pada 23 Mei lalu.

BACA JUGA :  Rudal Vietnam VCM-01, Hasil ToT Dari Rusia

 Pejuang Moro 

Presiden Filipina Rodrigo Duterte menerima tawaran pimpinan Front Pembebasan Nasional Moro (Moro National Liberation Front/MNLF), Nur Misuari.

Pimpinan MNLF bersama 2.000 anak buahnya akan bergabung dalam perang melawan teroris Maute yang berafiliasi dengan ISIS, di kota Marawi.

Duterte mengatakan, Misuari menawarkan pasukannya yang cakap untuk berperang dengan pemerintah menggempur ISIS.

Hal itu disampaikannya ketika mereka berbicara, Sabtu (3/6/2017) malam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here