MoU Pindad Dan Arquus Di Eurosatory 2022

0
29
MoU Pindad Dan Arquus Di Eurosatory 2022
MoU Pindad Dan Arquus Di Eurosatory 2022. Ilustrasi Kendaraan Tempur Buatan Arquus Defense. Sumber : Arquus

Garudamiliter.com – MoU Pindad Dan Arquus Di Eurosatory 2022. Dikabarkan dari ajang pameran industri pertahanan matra darat di Eropa, Eurosatory 2022, telah dihasilkan suatu nota kesepahaman atau Memorandum Of Understanding (MoU,Red) antara perusahaan industri pertahanan dalam negeri Indonesia yakni PT Pindad dengan perusahaan industri pertahanan asal Prancis yakni Arquus (Sebelumnya Renault Trucks Defense). Dalam nota kesepahaman atau MoU antara dua perusahaan tersebut, disepakati bagi kedua perusahaan untuk bekerjasama dengan skala yang lebih besar lagi untuk mengembangkan dan memproduksi kendaraan lapis baja terbaru guna memenuhi kebutuhan Indonesia dimasa depan. Kedua perusahaan juga sepakat untuk meningkatkan skala kemitraan resmi yang sebelumnya sudah terjalin dengan baik.

BACA JUGA :  Jokowi bertemu tiga CEO perusahaan strategis Turki

Seperti kita ketahui Arquus Defense dan PT Pindad telah menjalin hubungan kerjasama jangka panjang selama 15 tahun terakhir. Kedua perusahaan telah sukses menjalin hubungan kerjsama jangka panjang dengan ditandai adanya berbagai produk karya PT Pindad yakni kendaraan tempur Anoa 6×6 APC (Armoured Personnel Carrier,Red), kendaraan tempur Badak 6×6 IFV/FSV (Infantry Fighting Vehicle / Fire Support Vehicle,Red), serta kendaraan taktis Komodo 4×4. Dalam konteks ketiga kendaraan tempur tersebut, Arquus telah membantu PT Pindad dalam memasok Powerpack untuk kendaraan tempur Anoa 6×6 APC dan kendaraan tempur Badak 6×6 IFV/FSV. Arquus juga memasok Rolling Chassis untuk kendaraan taktis Komodo 4×4.

BACA JUGA :  Tank Armata dan S-500 Sementara tidak dijual ke luar negeri

Beberapa hal yang menjadi poin penting perjanjian kerjasama antara kedua perusahaan industri pertahanan asal Indonesia dan Prancis ini diantaranya kerjasama pengembangan kendaraan dan sistem senjata untuk menjawab kebutuhan TNI saat ini dan di masa yang akan datang. Kerjasama tersebut mencakup pengembangan kendaraan lapis baja multi-guna, kendaraan pengintai, kendaraan Armoured Personnel Carrier (APC) dan Infantry Fighting Vehicle (IFV), serta sistem senjata yang dapat dikendalikan dari jarak jauh (Remote Controlled Weapon System atau biasa disingkat RCWS,Red). Dalam kerjasama ini tidak hanya mencakup proses riset dan pengembangan tetapi juga proses produksi dan layanan purna jual (aftersales services,Red).

BACA JUGA :  Belarusia bisa mempertimbangkan untuk membeli sistem "Iskander" Rusia

“Arquus merasa terhormat dapat menjalin hubungan lebih dekat kemitraannya dengan PT Pindad. Nota Kesepahaman baru ini akan membantu dalam penataan kerjasama yang sedang berlangsung dan kerjasama masa depan antara kedua perusahaan, sehingga juga dapat membantu memperbaharui komitmen Arquus untuk Indonesia dan TNI.” Ujar Presiden Arquus, Emmanuel Levancher.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here