Selama ini, karena tidak ada pesawat tempur Suriah yang terbang setiap ada penyusupan dari pesawat tempur Israel, praktis hanya sistem pertahanan udara BUK dan Pantsir saja yang beraksi menembaki rudal rudal yang dijatuhkan oleh pesawat tempur Israel.
Pesawat tempur Israel sering menembakkan rudal rudalnya dari wilayah Lebanon di luar batas Suriah, namun akhir akhir ini juga sudah sering masuk hingga wilayah ibu kota Damaskus. Beberapa waktu lalu, pesawat tempur Rusia dilaporkan mengusir F-16 Israel yang terbang jauh diwilayah Damaskus usai melakukan pengeboman fasilitas Iran di Suriah.

MiG-29 sendiri merupakan pesawat tempur buatan Rusia yang didesain pada akhir 70-an. Pesawat bermesin ganda ini sudah dipakai di Angkatan Udara Rusia, Angkatan Udara India, Polandia dan beberapa negara lainnya.
Tampaknya dengan aktif kembalinya MiG-29 Angkatan Udara Suriah, diharapkan AU Suriah bisa lebih mampu lagi untuk menghadapi ancaman pesawat pesawat tempur Angkatan Udara Israel yang rutin melakukan operasi pengeboman di wilayah Suriah. Bagaimana menurut pembaca, akankah Israel berhenti?






