Spesifikasi Pesawat AS P8 Poseidon di Misi Pencarian KRI Nanggala-402

0
3

816299530

Spesifikasi Pesawat AS P8 Poseidon di Misi Pencarian KRI Nanggala-402 – garudamiliter.com

Buatan Boeing P8 Posseidon atau Boeing P-8 merupakan pesawat patroli maritim.

Pesawat ini unggul dalam pengawasan, pengintaian, serta pencarian dan penyelamatan. Melansir Boeing, P-8 bisa terbang mencapai ketinggian hingga 41.000 kaki dan memiliki kecepatan 490 knot.

P8 Posseidon memiliki waktu transit yang lebih singkat saat mencari kapal selam, kapal yang berlayar di permukaan, korban selamat dari pencarian dan penyelamatan. Pesawat ini telah memiliki dua varian, yaitu P-8I, yang diterbangkan oleh Angkatan Laut India dan P-8A Poseidon, yang diterbangkan oleh Angkatan Laut AS, Angkatan Udara Australia dan Angkatan Udara Kerajaan Inggris.

Spesifikasi Pesawat P8 Posseidon memiliki panjang 129,5 kaki atau sekitar 39,47 meter.

BACA JUGA :  Rusia Pesan Tank Boat Amfibi Buatan Indonesia

Rentang sayapnya sepanjang 123,6 kaki atau sekitar 37,64 meter.

Kemudian, ukuran tinggi pesawat ini tercatat 42,1 kaki atau sekitar 12,83 meter.

Selain dirancang untuk mengudara lebih tinggi, pesawat ini juga dirancang untuk misi ketinggian rendah.

Ia mampu terbang di ketinggian 200 kaki sampai 41 ribu kaki dan telah membuktikan kemampuannya mendukung misi kemanusiaan, mulai pencarian hingga penyelamatan.

Pesawat ini dapat membawa 9 awak di kabinnya ini mampu menjalankan misi selama 6 jam untuk rentang wilayah 1.100 kilometer dan 4 jam untuk rentang wilayah 2.000 kilometer.

Beberapa perangkat canggih yang dimilikinya, yaitu High Altitude Anti-Submarine Warfare Weapon Capability (HAAWC) serta AGM-88 Harpoon Anti-Ship Missile.

Satu hal yang paling unggul dari P-8 Poseidon yaitu adanya sensor hidrokarbon yang digunakan untuk mendeteksi uap bahan bakar kapal selam.

BACA JUGA :  Nama TNI Diusulkan Kembali ke ABRI

Dilengkapi 7 sensor

Pada 2008, Boeing memilih L-3 Communications Wescam dalam memasok menara sensor multispektral digital elektro-optik dan inframerah (EO/IR) MX-20HD untuk Poseidon.

MX-20HD dapat memiliki hingga tujuh sensor, termasuk inframerah, CCDTV, penguat gambar, pengintai laser, dan iluminator laser.

Dikutip dari Naval Technology, Kabin pesawat itu juga dilengkapi hingga tujuh konsol operator. Pesawat ini memiliki dua mesin turbofan high-bypass CFM International CFM56-7B27A, dengan nilai masing-masing 120kN.

Radar pengintai maritim

Poseidon dilengkapi dengan radar pengintai maritim APS-137D (V) 5 dan sistem SIGINT intelijen sinyal yang dikembangkan oleh Raytheon.

Sistem ini dinamai AN/APY-10 pada 2006 dan dipasang pada fairing hidung yang diperbesar.

Radar AN/APY-10 memiliki kemampuan mode radar apertur sintetis (SAR) untuk pencitraan, deteksi, klasifikasi serta identifikasi kapal stasioner dan kapal kecil untuk pengawasan pesisir dan darat.

BACA JUGA :  MiG-35 bisa di ekspor dalam satu atau dua tahun kedepan

Selain itu, radar tersebut juga memiliki pencitraan resolusi tinggi (ISAR) untuk pencitraan, deteksi, klasifikasi, dan pelacakan kapal selam yang muncul di permukaan dan kapal kecil yang bergerak cepat di perairan pesisir.

Angkatan Laut AS mempersenjatai P-8A dengan pengembangan torpedo MK 54 yang dapat ditembakkan dari ketinggian.

P-8 sering digunakan untuk dalam mengawasi aktivitas militer China di Laut China Selatan, yang sebagian besar diklaim oleh Beijing sebagai wilayah kedaulatan.

Kantor Urusan Publik Angkatan Laut AS juga mengatakan bahwa pesawat P-8 secara rutin di Laut Filipina dan telah melakukannya selama bertahun-tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here