Perdana Menteri Armenia Pecat Dua Perwira Tinggi Militer

0
61
Perdana Menteri Armenia Pecat Dua Perwira Tinggi Militer
Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan

Yerevan, GarudaMiliter.comPerdana Menteri Armenia Pecat Dua Perwira Tinggi Militer. Hal tersebut menyusul tingginya kritik jumlah kematian di angkatan bersenjata.

Seperti yang diberitakan, Perdana Menteri (PM) Armenia, Nikol Pashinyan memecat dia perwira tinggi militer pada kementerian pertahanan.

Keputusan pemecatan kelapa polisi militer, Artur Baghdasaryan dan kepala departemen personil militer, Aleksanyan, diterbitkan pada hari Rabu (19/2/2020).

Nikol Pasenyan yang mempunyai kuasa dalam revolusi damai dua tahun yang lalu, pasca protes menentang korupsi dan kronisme, di hari Senin sebelumnya, mengadakan konsultasi dengan beberapa kepala lembaga penegak hukum guna membahas kondisi di militernya saat ini.

BACA JUGA :  Tertinggal 20 Tahun Dari F-22, Akhirnya Sukhoi Su-57 Akan Masuk Fase Produksi Massal

Dari statistik resmi yang tercatat, dijelaskan sebanyak 13 prajurit sudah tewas sejak awal tahun lantaran beberapa alasan.

Termasuk juga dalam masalah kesehatan atau bunuh diri, meski tidak termasuk dalam insiden penembakan di sekitar wilayah tetangga Azerbaijan, yang merupakan wilayah Nagorno-Karabakh.

Beberapa negara bekar Soviet dan Armenia, bertempur pada wilayah yang memisahkan diri pada awal tahun 1990-an dimana ribuan orang terbunuh pada kedua kubu.

Genctan senjata selanjutnya ditengahi pada tahun 1994, namun aksi penembakan sporadis masih sering kali terjadi.

BACA JUGA :  Terdapat Laporan Mesir Menutup Perbatasan Dengan Gaza

Dikabarkan oleh koran Zhoghovurd dan beberapa media lokal lain, dijelaskan bahwa pemecatan tersebut bisa jadi terkait dengan spekulasi di Baghdasaryan.

Baghdasaryan merupakan sosok yang ditunjuk oleh mantan presiden pada tahun 2017 lalu, dengan niat menggunakan kekerasan terhadap pengunjuk rasa damai selama revolusi 2018.

Terlepas dari itu, Pashinyan juga memecat kepala Dinas Keamanan Nasional, Artur Vanetsyan dan Kepala Polisi Vallery Osipyan.

Vanetsyan sendiri, terpilih menjadi kepala Dinas Keamanan nasional pasca revolusi 2018, mengirimi Pashinyan sebuah surat, yang dijuga diterbitkan pada media lokal.

BACA JUGA :  Seteru Rusia Dan Ukraina Pancing Kapal Perang AS Masuk Laut Hitam

Dijelaskan jika surat tersebut berisi tentang kritikan terkait metode kerja perdana menteri.

Pantau terus perkembangan Berita Militer Dunia hanya di GarudaMiliter.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here