Indonesia dan Korsel Luncurkan Prototipe Jet Tempur KFX/IFX

0
51

KFX

Indonesia dan Korsel Luncurkan Prototipe Jet Tempur KFX/IFX – GarudaMiliter.com – Seoul: Korea Selatan dan Indonesia semakin mempererat kerja sama di bidang pertahanan. Pada Jumat, 9 April 2021, Korsel meluncurkan prototipe jet tempur KFX/IFX yang saat ini tengah dikembangkan bersama Indonesia.

“Sebagai negara dengan kemampuan pertahanan dan alutsista hebat di tingkat dunia, Korsel akan menjadi mitra kerja sama industri pertahanan yang dapat dipercaya,” kata Presiden Korsel, Moon Jae-in, dikutip dari pernyataan Kedutaan Besar Korsel di Jakarta.

Moon menuturkan dalam kerja sama industri pertahanan ini, Korsel tidak hanya mengekspor barang jadi. Ia menekankan bahwa kerja sama juga harus dijajaki dalam bidang alih teknologi dan produksi gabungan.

KFXI

Peluncuran jet tempur KFX/IFX dihadiri Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto. Prabowo mengaku kagum dengan kesuksesan Korsel dalam memajukan negara dan memodernisasi industri serta teknologi.

BACA JUGA :  [World] Another F-35 Stealth Jet Caught on Fire While Starting Its Engine

“Karena itulah menurut saya, proyek kerja sama dengan Korsel, termasuk proyek KFX/IFX, harus berhasil,” tegasnya. Sebelumnya, Prabowo mengungkapkan komitmen Indonesia untuk mewujudkan kemauan kuat dalam meningkatkan kerja sama pertahanan di masa depan.

Peluncuran jet tempur KFX/IFX dihadiri Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto. Prabowo mengaku kagum dengan kesuksesan Korsel dalam memajukan negara dan memodernisasi industri serta teknologi.

“Karena itulah menurut saya, proyek kerja sama dengan Korsel, termasuk proyek KFX/IFX, harus berhasil,” tegasnya. Sebelumnya, Prabowo mengungkapkan komitmen Indonesia untuk mewujudkan kemauan kuat dalam meningkatkan kerja sama pertahanan di masa depan.

Sementara itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ucapan selamat atas dirilisnya jet tempur KF-21. Dalam pesan video, Jokowi berharap pesawat tempur tersebut bisa menjadi perekat kerja sama pertahanan kedua negara. “(Semoga) Akan terus membawa manfaat bagi hubungan kerja sama kedua negara di bidang pertahanan,” kata Jokowi.

BACA JUGA :  AS Mengaku Siap Gempur Rezim Suriah Jika Diperlukan

Presiden Moon mengatakan, kedua negara berkomitmen mengembangkan jet tempur ini sampai akhir. “Kami akan bersama sampai pengembangan selesai dan kedua negara bersama-sama memanfaatkan pasar negara ketiga dengan sistem produksi massal,” ujar Moon, dikutip dari Yonhap.

Korea Selatan dan Indonesia pada 2014 meneken kesepakatan pengembangan jet tempur dalam proyek senilai 7,5 triliun won. Indonesia berkontribusi 20 persen dari biaya tersebut. Namun pada 2018, Pemerintah Indonesia melakukan negosiasi ulang terkait tekanan pada cadangan devisa.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto membahas masalah ini dengan Menteri Luar Negeri Korsel Chung Eui Yong saat kunjungan ke Seoul. Kedua pihak setuju mengadakan pembicaraan tingkat tinggi tentang kerja sama keamanan. Kementerian Pertahanan Indonesia tidak menyebut proyek atau mempertimbangkan proyek tersebut namun kedua negara sepakat memperdalam kerja sama, termasuk di bidang industri pertahanan.

BACA JUGA :  Presiden China Minta Militernya Siap Berperang

upacara-pelepasan-pesawat-tempur-korea-kf-21-boramae-tangkapan-layar-youtube-ktv-12_169

Korsel akan memulai produksi prototipe jet tempur asli negara itu hingga 120 unit untuk digunakan dalam pertempuran nyata pada tahun 2032. Korsel memulai program 8,8 triliun won atau setara Rp 112 triliun untuk menggantikan armada jet F-4 dan F-5 Angkatan Udara yang menua pada akhir 2015.

“Kami telah membuka era baru pertahanan diri dan juga menetapkan tonggak bersejarah dalam perkembangan industri penerbangan,” kata Moon dalam pidatonya.

Moon menjelaskan bahwa jet tempur akan diproduksi penuh segera setelah menyelesaikan tes di darat dan di udara.

“Kami berencana mengerahkan 40 jet pada 2028 dan total 120 pada 2032,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here