Setelah AS Habisi Jenderal Soleimani, Rudal Iran Dalam Siaga Tinggi

0
219
Setelah AS Habisi Jenderal Soleimani, Rudal Iran Dalam Siaga Tinggi

Teheran, GarudaMiliter.comSetelah AS Habisi Jenderal Soleimani, Rudal Iran Dalam Siaga Tinggi. Hal itu dideteksi oleh agen mata-mata Amerika Serikat (AS) dan diterapkan pada seluruh bagian negara tersebut.

Diterapkannya langkah tersebut, pasca komandan Pasukan Quds, Jenderal Qassem Soleimani, terbunuh dalam serangan udara Amerika di Baghdad, Irak, Jumat pekan lalu.

Salah seorang pejabat AS yang mempunyai informasi intelijen menjelaskan kepada Reuters, saat ini belum jelas apakah tingkat kesiapan misil Iran bersifat defensif atau tidak.

Akan tetapi, pejabat yang berbicara dengan syarat anonim tersebut, tidak memberikan keterangan yang lebih rinci, atau menyebut apakah rudal tersebut membidik target tertentu.

BACA JUGA :  AS Menyetujui Peningkatan Sistem Rudal Pertahanan Arab Saudi

“Mereka jelas-jelas berada pada kondisi siaga yang tinggi. Apakah keadaan siaga yang tinggi itu dipersiapkan dengan lebih baik untuk defensif atau untuk dipersiapkan dengan lebih baik? Itu tidak dapat ditentukan pada titik ini,” terang pejabat itu, seperti dikutip dari Reuters, Senin (6/1/2020).

“Tapi kita memperhatikannya dengan cermat.” imbuhnya.

Menurut dari laporan New York Times, disebutkan bahwa agen mata-mata AS mendeteksi bahwa Iran sudah menyiapkan unit rudal balistik.

Sedangkan untuk sebelumnya, Presiden AS Donald Trump, memberikan ancaman untuk menyerang 52 situs di Iran, termasuk juga wilayah yang mempunyai nilai budaya tinggi, tepatnya jika memang Teheran menyerang aset Amerika.

BACA JUGA :  Nama TNI Diusulkan Kembali ke ABRI

Dijelaskan, serangan yang dilakukan pada situs budaya, merupakan salah satu tindak kejahatan perang.

“Iran berbicara dengan sangat berani tentang penargetan aset-aset AS tertentu sebagai balas dendam karena kita membersihkan dunia dari pemimpin teroris mereka yang baru saja membunuh seorang warga Amerika dan melukai banyak orang lain, belum lagi semua orang yang telah dia bunuh seumur hidupnya,” tulis Trump di Twitter.

Saat ini, kondisi antara Iran dan Amerika semakin memanas. Supaya tidak ketinggalan, ikuti terus perkembangan Kabar Militer Iran di garudamiliter.com.

BACA JUGA :  Iran: Iran Tidak Mau Perang, Serangan Rudal Tindakan Bela Diri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here