Militer AS Dan Korsel Tidak Lanjutkan Latihan Bersama Skala Besar

WASHINGTON, GARUDAMILITER.COM – Militer AS Dan Korsel Tidak Lanjutkan Latihan Bersama Skala Besar. Sementara Presiden Donald Trump berupaya memperbaiki hubungan dengam Korut, Militer Amerika dan Korea Selatan berencana “tidak meneruskan” latihan militer bersama skala besar. Hal ini diungkap oleh seorang pejabat Amerika kepada kantor berita AFP hari Jumat (1/3/2019).

Dalam keterangan oleh pejabat yang tidak disebutkan namanya tersebut, dikatakan bahwa tidak lama setelah KTT ke-2 presiden Donald Trump dan pimpinan Korut, Kim Jong Un di Hanoi berakhir. KTT tidak mungkin memenuhi kesepakatan resmi terkecuali ada sikap ingin terus bicara antara kedua pihak.

Sedangkan TV CNBC yang pertamamelaporkan, latihan yang diberi nama Foal Eagle yang biasa dilakukan musim semi akan dihapus. NBC mencatut keterangan dari dua pejabat pertahanan Amerika yang tidak disebutkan namanya tersebut.

Foal Eagle merupakan latihan militer terbesar yang dilakukan antara Amerika dan Korea Selatan. Latihan ini yang senantiasa membuat Korea Utara naik pitam dan mengutuknya sebagai persiapan untuk melakukan invasi. Terdahulu, latihan tersebut melibatkan setidaknya 200 ribu pasukan Korsel dan sekitar 30 ribu pasukan Amerika.

Tahun lalu, tepatnya sejak KTT Trump-Kim di Singapura, Amerika dan Korut telah mengurangi atau menghapus beberapa latihan bersama dan pesawat pembom Amerika tidak lagi terbang di atas Korea Selatan. NBC menyiarkan semua latihan skala besar akan diganti dengan latihan kecil dengan tujuan misi tertentu.

Demikianlah Berita Militer Dunia yang bisa GarudaMiliter.Com laporkan.

7 COMMENTS

  1. Iti berarti amerika serius..mau dkti korut secara halus..kerna yg kasar gagal..taulah sendiri korut sensitif..mereka pikir..klo latihan usa sma korsel..sumulasi atau rancang strategi buat serang dia..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here