AS menguji rudal balistik antarbenua Minuteman III

0
491
AS menguji rudal balistik antarbenua Minuteman III

GarudaMiliter.com – Angkatan Udara AS melakukan uji peluncuran reguler rudal balistik antarbenua (ICBM) Minuteman III. Ini dilaporkan oleh Associated Press (AP).

Peluncuran ini dibuat dari Vandenberg Air Force Base di California. Menurut perwakilan dari komando penyerangan global Angkatan Udara, rudal pelatihan tanpa hulu ledak diluncurkan pada hari Selasa pukul 11:01 siang Waktu Pantai Barat. Tujuan dari tes ini adalah untuk menguji keandalan dan akurasi sistem ICBM.

Sebagaimana dicatat oleh AP, rudal itu berhasil mencapai target pelatihan, yang terletak di Samudra Pasifik. Tidak ada rincian lebih lanjut yang diberikan.

BACA JUGA :  Iran bisa memperluas jangkauan rudal lebih 2.000 kilometer jika di butuhkan

Pada bulan Juli, uji coba Minuteman III gagal. Perwakilan dari Angkatan Udara AS mengatakan pada saat itu, penerbangan rudal yang dianggap gagal uji coba itu berakhir di Samudra Pasifik pada pukul 04.42 pagi dini hari, Selasa. Rudal itu awalnya ditujukan untuk menargetkan Atol Kwajalein di Marshall Island.

“Dan sekarang kita harus mencari tahu apa yang terjadi. Anda harus memahami apa yang langka dalam bisnis rudal. Kegagalan terakhir yang saya pikir terjadi pada tahun 2011. Kami memiliki satu (kegagalan) pada tahun 2009. Pada dasarnya, itu terjadi sangat, sangat jarang,” kata Hyten merinci tentang kegagalan selama peluncuran tes ICBM berbasis darat.

BACA JUGA :  Komisaris Eropa menyebut ancaman utama ke UE

Menurut Hyten, insiden itu akan memberikan pelajaran bagi para pejabat yang masih menganalisis kecelakaan tersebut. “Kami harus memastikan bahwa segala sesuatunya berjalan baik. Kami belajar lebih banyak dari kegagalan daripada kesuksesan,” imbuh dia.

Pada bulan Januari, pejabat Departemen Pertahanan mengatakan kepada CNN bahwa sebuah rudal pencegat SM-3 Block IIA yang ditembakkan dari Aegis Ashore Missile Defence Test Complex di Hawaii telah gagal mencegat target yang masuk. Kegagalan itu tercatat sebagai insiden kedua dalam waktu kurang dari tujuh bulan.

BACA JUGA :  Kementerian Pertahanan Jepang telah menjadi sasaran serangan dunia maya

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here