Perancis memblok kontrak pembelian 12 pesawat tempur Rafale Mesir

0
1100

Kementerian Keuangan Prancis memblokir kontrak untuk memasok 12 pesawat tempur Dassault Rafale tambahan ke Mesir, karena Mesir meminta ganti rugi untuk membayar pesawat terbang, menutip bmpd dengan mengacu pada latribune.fr.

“Selama kunjungannya ke Prancis dalam tiga hari ke depan, Presiden Mesir Abdel Fattah Al-Sisi harus mengingatkan mitranya dari Prancis Emmanuel Macron bahwa dia memiliki harapan tinggi dari Prancis, terutama dalam rangka kemitraan strategis antara kedua negara yang dimulai pada tahun 2015, “kata publikasi tersebut.

Sebagai bagian dari kerja sama ini, Mesir telah memulai modernisasi angkatan bersenjatanya.

BACA JUGA :  Hizbullah berjanji untuk menanggapi setiap agresi Israel

Laman tersebut mengingatkan bahwa Prancis berusaha untuk memasok Mesir dengan senjata baru, yaitu “peralatan penerbangan (24 pesawat tempur Rafale, satelit komunikasi militer) dan kapal perang (empat korvet proyek Gowind, FREMM frigat, dua pesawat pendarat universal tipe Mistral).” Biaya keseluruhan paket kontak (dari 2014 sampai 2016) adalah 6,83 miliar euro.

Kini Kementerian Keuangan Prancis terpaksa memblok semua kontrak baru dengan Mesir, kontrak untuk 12 pilihan tambahan pesawat tempur Rafale tidak terkecuali.

“Faktanya adalah bahwa hampir semua dana yang dialokasikan oleh Departemen Keuangan untuk kontrak dengan Mesir ke bank investasi Bpifrance telah habis (ini bergerak dalam mendukung ekspor berteknologi tinggi Prancis). Dan Kementerian Keuangan tidak ingin meningkatkan jumlah pinjaman, karena risiko memburuknya situasi di dalam negeri, “jelas penulis.

BACA JUGA :  Menhan Rusia Bicara Perlunya Mereka Memperluas Kehadirannya di Laut Dunia

Sementara itu, sumber publikasi menunjukkan fakta bahwa Mesir tidak memiliki default pembayaran kewajibannya. Mereka percaya bahwa Kairo memiliki sarana untuk membayar tagihannya.

Menurut lawan bicara, “Mesir juga dapat mengandalkan produksi gas di atas rak Laut Mediterania, mulai tahun ini (pada tahun 2015, perusahaan Italia ENI membuka lapangan gas besar di perairan teritorial Mesir di daerah Port-Said).” Cadangan gas memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri selama beberapa dekade, mulai ekspornya dan bergantung pada penerimaan mata uang.

BACA JUGA :  Kemhan Uji Dinamik Roket R-Han 122B

pesawat tempur Dassault Rafale adalah pesawat multifungsi generasi ke-4.5, bermesin ganda, pesawat buatan Dassault Aviation Perancis ini memiliki ciri khusus bersayap delta. Rafale dirancang sebagai pesawat untuk penempatan di darat dan juga untuk kapal Induk.

Sumber :
https://bmpd.livejournal.com/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here