Tahun Depan Indonesia Buat Kapal Selam Sendiri

0
995

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan Indonesia bisa membuat kapal selam sendiri pada 2018. Hal itu merupakan salah satu pencapaian Ryamizard selama menjabat Menteri Pertahanan selama hampir tiga tahun.

“Kapal selam tahun depan kita buat sendiri,” kata Ryamizard saat ditemui selepas acara Malam Bahasa dan Budaya Internasional di Pusdiklat Badiklat Kementerian Pertahanan, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Rabu (18/10/2017).

Selain kapal selam, Ryamizard mengatakan, selama masa jabatannya, sudah banyak alat utama sistem persenjataan (alutsista) baru bagi pertahanan Indonesia, seperti pesawat tempur Sukhoi dan kapal selam.

“Ada Sukhoi, kapal selam, tank yang kita buat bersama Turki, banyak,” ucapnya.

Sementara itu, Ryamizard gerah soal adanya sejumlah dokumen kabel diplomatik Amerika soal tragedi 1965 yang kembali dibuka ke publik. Menurutnya, Indonesia tidak perlu ‘kebakaran jenggot’ soal dokumen tersebut.

“Seharusnya biasa saja, kita kadang-kadang kebakaran jenggot, nggak perlu gitu loh. Saya biasa saja, aman-aman saja,” ucap Menhan.

BACA JUGA :  AS membahas rencana untuk menciptakan 'NATO Arab' dengan Qatar

Terkait hal itu, Ryamizard berencana menanyakan langsung kepada Menteri Pertahanan Amerika Serikat. Rencananya, Ryamizard akan bertemu dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat di Filipina.

“Sudah, nggak usah dihitung lagi. Kebetulan saya nanti ketemu dengan Menhan Amerika di Filipina, saya nanti tanya benar nggak, tuh,” ujarnya

Mengutip mengutip dari laman kompas Pada bulan Agustus, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi mengatakan, kapal selam yang dibuat di Indonesia akan memiliki spesifikasi sama dengan kapal selam yang dibuat oleh pabrikan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) di Korea Selatan.

Di Indonesia, kapal selam milik TNI AL ini dibuat oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT PAL Indonesia (Persero).

“(Spesifikasi) sama. Hanya, produknya di sana banyak tangan Korea, di sini nanti (banyak) tangan Indonesia,” kata Ade usai bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto di Jakarta, (13/8/2017).

BACA JUGA :  Indo Defence 2018 Expo & Forum saatnya untuk swasta menampilkan produknya

Ade mengatakan, saat ini proses pembuatan kapal selam sedang berlangsung. Ditargetkan, pengerjaan kapal selam yang dibuat di PT PAL Indonesia (Persero) akan selesai tahun depan.

“Ini sudah mulai kok. Tahun 2018 sudah selesai. Tunggu aja,” kata Ade.

Sementara itu, kapal selam pertama bernama KRI Nagapasa 403 yang diserahterimakan pekan lalu di Okpo, Korea Selatan, diperkirakan akan tiba di Indonesia pada 28 Agustus 2017.

“Tunggu saja tanggal 28,” ucap Ade.

KRI Nagapasa 403, kata dia, merupakan satu dari tiga kapal selam pengadaan Kementerian Pertahanan. Kapal selam kedua juga dibuat di Korea Selatan dan rencananya akan diserah-terimakan pada pertengahan September 2017. Penamaan dan serah terima kapal selam tersebut dilakukan di dermaga Okpo, Korea Selatan.

BACA JUGA :  Peneliti memperkirakan berapa banyak jiwa yang menjadi korban perang AS sejak 2001

Serah terima Nagapasa 403 itu dilakukan CEO dan Presiden Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) Co Ltd, Jung Song-leep dan Menhan Ryamizard Ryacudu.

Hadir pula Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan Umar Hadi, Kepala Staf TNI AL Laksamana Ade Supandi, Kepala Staf Umum TNI Laksamana Madya Didit Herdiawan, dan Ketua Pelaksana Komite Kebijakan Industri Pertahanan Sumardjono.

KRI Nagapasa 403 adalah kapal selam pertama yang diterima Indonesia dari tiga kapal selam yang dipesan.

Menurut rencana, dua kapal dibuat di pabrik DSME, sedangkan satu kapal terakhir dibuat di Indonesia (PT PAL) sehingga diharapkan terjadi transfer teknologi. Pembuatan kapal selam ketiga di PT PAL juga dapat disebut sebagai produksi bersama.
Sumbar :
Photo : Kapal selam Chang Bogo Tipe 209
https://news.detik.com/
https://news.kompas.com/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here