Menginspirasi, apa yang dilakukan Prajurit TNI ini di daerah pedalaman

0
811

Kisah inspirasi ini datang dari sosok prajurit TNI yang berada dipedalaman Indonesia, tepatnya datang dari salah satu kabupaten di Propinsi paling ujung barat Indonesia. Rahmat (7) dan Suheimi (9), siswa di SD Negeri 1 Alue Papeun, Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara berdiri di depan pintu gerbang. Mereka menanti kedatangan seorang prajurit TNI Angkatan Darat yang akan mengantar pulang dengan motor.

Pemandangan seperti hampir terjadi setiap harinya di saat waktu pulang sekolah tiba. Prajurit Satgas TNI Manunggal Membangun Desa, Kopda Afrizal menyempatkan untuk mengantar pulang siswa Sekolah Dasar dengan menggunakan kendaraan dinasnya. Beliau merelakan waktu istirahat siangnya demi untuk bisa mengantarkan siswa itu pulang ke rumah.

BACA JUGA :  Indonesia dan Australia mengakhiri patroli maritim 2017

“Saya kasihan melihat anak-anak itu begitu jauh bersekolah, sehingga disela-sela jam istirahat siang, saya luangkan waktu mengantar mereka pulang,” ujar Afrizal, dalam keterangan foto di Instagram tni_angkatan_darat, Senin (16/10/2017).

Di daerah pedalaman itu, disebut oleh Komandan Kodim 0103/Aceh Utara Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto, memang tidak ada transportasi untuk anak-anak bersekolah.

Mereka hebat, walaupun perjalanan menuju sekolah cukup jauh, tapi tidak menyurutkan semangat mereka bersekolah,” ujat Fadjar yang juga menjabat sebagai Dansatgas TMMD Reguler ke-100.

BACA JUGA :  Truk TNI Terbalik

Anak-anak di daerah pedalaman itu harus menempuh waktu hingga satu jam karena lokasi sekolah yang jauh dari rumah. Mirisnya lagi di musim hujan, mereka harus pergi hanya dengan daun pisang agar tidak kehujanan.

Tentunya kita semua masyarakat berharap agar pemerataan insfrakstruktur terus ditingkatkan, sabagai rakyat biasa saya hanya bisa mendoaakan semoga pemerintah semakin mempermudah akses kesarana pendidikan dan juga kesehatan.

Merekalah aset bangsa ini dimasa depan, dengan pendidikanlah jendela dunia akan terbuka. Dan terimakasih banyak untuk bapak TNI kita yang selalu sigap pada warga, yang bersedia menjadi jembatan anak-anak itu menempuh pendidikannya.

BACA JUGA :  Rusia dan China mengirim 11 kapal dan dua kapal selam ke "Sea Interaction" tahap kedua

Melihat dari kisah diatas kita sebagai masyarakat Indonesia harus lebih mengerti pentingnya pembangunan didaerah-daerah pedalaman. Mereka masih sangat membutuhkan aset dan semoga TNI dengan program TMDDnya sukses selalu. Kita semua berharap 10-20 tahun kedepan cerita seperti ini (kurangnya akses) tidak terjadi lagi.

Foto: Instagram tni_angkatan_darat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here