China latihan menembak jatuh rudal di perairan yang dekat dengan Korea Utara

0
772
China latihan menembak jatuh rudal di perairan yang dekat dengan Korea Utara

China menembak jatuh “rudal masuk” pada dini hari Selasa pagi saat latihan militer yang dilakukan di perairan yang memisahkannya dari semenanjung Korea.

Latihan yang dimulai pada tengah malam dan terjadi hanya dua hari setelah Pyongyang melakukan uji coba nuklirnya yang terakhir, menantang sebuah unit darat, di bawah angkatan udara China, untuk menembak jatuh rudal terbang rendah simulasi di atas Teluk Bohai, menurut sebuah laporan oleh situs berita militer resmi 81.cn.

Rudal yang digunakan dalam “serangan mendadak” tersebut ditembak jatuh pada usaha pertama oleh kekuatan rudal Tentara Pembebasan Rakyat, kata laporan tersebut, tanpa menjelaskan lebih jauh.

BACA JUGA :  Kapal induk A.S. USS Ronald Reagan akan di Korea Selatan bulan ini

Latihan ini merupakan yang ketiga di daerah teluk Bohai.

Yang pertama adalah latihan angkatan laut tiga hari yang diadakan untuk memperingati 90 tahun berdirinya Tentara Pembebasan Rakyat. Latihan empat hari kedua dilakukan satu minggu kemudian setelah uji coba rudal balistik antarbenua Pyongyang pada 28 Juli.

Pakar angkatan laut yang berbasis di Beijing Li Jie mengatakan bahwa tanggapan cepat China terhadap uji coba nuklir Korea Utara yang terakhir adalah sinyal kuat bahwa mereka mengutuk tindakan kontinyu dan provokatif tetangganya.

“Ini menunjukkan China siap dan mampu menghentikan kekuatan yang mengancam stabilitas di kawasan ini,” katanya.

BACA JUGA :  Inggris mengecam Jerman, Prancis karena mengusulkan pasukan UE

Li menambahkan bahwa latihan tersebut juga menjadi peringatan bagi Amerika Serikat dan Presiden Donald Trump, yang telah melakukan ancaman berulang untuk melakukan tindakan militer melawan Korea Utara.

“Saat ini, AS menunjukkan beberapa pengekangan, tapi Trump bukan presiden yang bisa diprediksi, dan dia bisa melakukan langkah mengejutkan,” kata Li.

“China hanya bisa mengandalkan latihan lebih untuk meningkatkan kemampuan militernya di tengah situasi yang tidak stabil.”

Kedekatannya dengan Beijing, Teluk Bohai adalah lokasi strategis untuk militer China, kata Li.

Zhou Chenming, dari lembaga thinkfar Institut Studi Strategis dan Pertahanan, mengatakan bahwa teluk itu juga merupakan tempat pelatihan untuk kapal perang dan pesawat tempur baru China, yang seharusnya menjadi peringatan lebih jauh kepada AS agar tidak terlalu dekat dengan Laut Kuning.

BACA JUGA :  Tes Avantgard Menyebabkan Kecemasan di Pentagon

“Latihan ini, yang segera dilakukan setelah parade militer [di sebuah pusat pelatihan di Mongolia Dalam], menunjukkan bahwa senjata China siap digunakan dalam perang,” katanya.

Zhou mengatakan bahwa dia memperkirakan China akan melakukan lebih banyak latihan militer di wilayah tersebut dalam waktu dekat, sebagai tanggapan atas uji coba nuklir oleh Korea Utara dan latihan militer oleh Korea Selatan, karena ketegangan di semenanjung terus meningkat.

(SMCP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here