Pesawat pengganti F5 mempunyai kemampuan plus-plus

0
1175

TNI Angkatan Udara berencana menambah 11 pesawat tempur baru jenis Sukhoi untuk memperkuat pertahanan udara Indonesia. Pesawat yang diklaim lebih baik dari armada Sukhoi F5 yang telah dimiliki saat ini disebut sebagai pesawat plus-plus karena memiliki beberapa keunggulan diantaranya mesin lebih bertenaga serta radar dan kompabilitas senjata dengan alat elektronik terbaru.

KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto kepada wartawan usai mengisi orasi di hadapan mahasiswa baru UGM, Senin (7/8/2017) mengatakan saat ini rencana pembelian Sukhoi terbaru masih berada di Kementrian Pertahanan. TNI AU menurut KSAU hanya memberikan rekomendasi dan detail spesifikasi untuk kemudian diberikan pada Kementrian Pertahanan dan Panglima TNI.

BACA JUGA :  [Video] Produk Alutsista Laut

“Kita sampaikan spesifikasinya, Sukhoi generasi 4,5 plus-plus di mana spek baru ini pesawat punya kemampuan manuver melebihi pesawat lain yang kita miliki saat ini. Kalau memang sudah ditandatangani maka idealnya akan tiba dalam satu hingga dua tahun mendatang,” ungkapnya.

Meski dialokasikan untuk pengganti skuadron Sukhoi F5 Madiun, namun 11 pesawat Sukhoi generasi 4,5 plus ini menurut KSAU bakal ditempatkan sementara di Lanud Makassar. Hal tersebut dikarenakan belum siapnya infrastruktur Lanud Madiun untuk hanggar pesawat baru.

BACA JUGA :  Senegal Jajaki Beli Pesawat PT Dirgantara

“Pesawat baru ini nanti digunakan untuk pengganti Skuadron F5 di Madiun namun sementara karena infrastruktur di Madiun belum siap kita tempatkan di Makassar sembari menunggu,” lanjut KSAU.

Dari penelusuran, Sukhoi 4,5 plus ini merupakan pengembangan dari Sukhoi 27 yang juga telah dimiliki Indonesia sebanyak 30 pesawat. Sukhoi menamai pesawat baru ini dengan sebutan SU-35 yang punya dapur baru seperti radar multi mode, detektor infrared serta senjata yang telah diupgrade. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here