CNN: kapal dan pesawat AS fokus ke markas Shayrat di Suriah

0
768
CNN: kapal dan pesawat AS fokus ke markas Shayrat di Suriah
©  DigitalGlobe / Courtesy The US Department of Defense / Handout Via REUTERS

Angkatan Bersenjata Amerika Serikat terus memantau pangkalan udara Shayrat di Suriah, sehingga jika ada kemungkinan perintah dari Presiden AS Donald Trump untuk menyerangnya. Hal ini dilaporkan pada hari Rabu oleh CNN. Namun, menurut dia, Washington belum siap melakukan serangan, karena tidak ada aktivitas mencurigakan di fasilitas militer yang baru-baru ini tercatat.

Seperti catatan CNN, di Laut Mediterania saat ini adalah kapal induk Amerika George Bush, dua kapal patroli dan dua kapal penjelajah yang dilengkapi dengan rudal jelajah Tomahawk. Selain itu, Washington mungkin menggunakan puluhan pesawat tempur untuk melakukan penyerangan potensial, yang secara permanen melakukan operasi di wilayah Timur Tengah melawan militan kelompok ekstremis ISIS, menurut saluran tersebut.

BACA JUGA :  Akhir 2018 Pindad akan produksi 20 unit Medium Tank

Pentagon menolak untuk mengomentari informasi tentang pemantauan basis di Suriah.
Sebelumnya, departemen tersebut memberitahu bahwa AS mencatat aktivitas berdasarkan Angkatan Udara Suriah Shayrat, yang mengindikasikan persiapan penggunaan senjata kimia. Pada hari Senin, juru bicara Gedung Putih Sean Spicer mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis bahwa pemerintah AS melihat tanda-tanda pelatihan potensial dari pihak berwenang di Damaskus untuk penggunaan zat beracun di Suriah.

Washington telah menuduh Damaskus menggunakan senjata kimia setelah kejadian di kota Khan-Sheikhun pada 4 April. Kemudian, menurut Kementerian Pertahanan Rusia, penerbangan Suriah menghancurkan depot-depot di mana teroris menghasilkan amunisi kimia.

BACA JUGA :  Kewalahan Dengan Serangan Layangan dan Balon Api Palestina, Israel Kembangkan Teknologi Drone dan Pembidik Canggih

Washington, bagaimanapun merasa bahwa Damaskus telah menggunakan zat-zat peracunan dalam serangan udara. Pada tanggal 7 April, Amerika Serikat menyerang dengan rudal ke lapangan udara markas Syayrat di provinsi Homs, (dari mana) menurut Washington, pesawat Suriah melakukan penerbangan.

Rusia berulang kali menawarkan untuk melakukan penyelidikan di bawah naungan Organisasi untuk Larangan Senjata Kimia dengan keberangkatan ke Khan-Sheikhun dan Shayrat, namun inisiatif terkait ditolak oleh negara-negara Barat.

http://tass.ru/mezhdunarodnaya-panorama/4372815

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here