KRI Bima Suci Akan Jadi Pengganti KRI Dewaruci

0
719
KRI Bima Suci Akan Jadi Pengganti KRI Dewaruci

KRI Bima Suci Akan Jadi Pengganti KRI Dewaruci – GarudaMiliter.com – KRI Bima Suci saat ini tengah dipersiapkan untuk menjadi kapal latih TNI Angkatan Laut. KRI Bima Suci dijadwalkan akan menggantikan peran KRI Dewaruci sebagai kapal latih yang kini sudah berusia 63 tahun.

“Kapal latih KRI Bima Suci pengganti KRI Dewaruci sedang dibangun di Spanyol dan diharapkan 2017 sudah jadi, kemudian nantinya akan dibawa ke Indonesia,” kata Laksamana Pertama TNI Yusup dalam menyambut datangnya KRI Dewaruci yang membawa taruna perwakilan tujuh negara ASEAN di Makassar, Kamis.

BACA JUGA :  Lanud Sultan Hasanuddin Terus Dukung Trilateral Maritime Patrol

Menurut beliau, latar belakang penggantian kapal latih TNI AL KRI Dewaruci ini karena usia kapal ini sudah melebihi masa tugasnya, kendati kelak tidak berarti langsung dipensiunkan setelah kapal baru tiba.

Kapal perang KRI Dewaruci sendiri dibangun di Jerman pada 1953 bersama dua kapal lainnya yang dibeli oleh Pemerintah Jerman dan Pemerintah Yugoslavia. Hanya saja, kedua kapal saudara KRI Dewaruci itu sudah karam.

“Tinggal KRI Dewaruci di Indonesia yang masih bertahan dan masih beroperasi,” kata Yusup yang memiliki pengalaman berlayar dengan KRI Dewaruci ini.

BACA JUGA :  S. Korea, Indonesia open joint office for consultations on KF-X project

Mengenai bagaimana perbandingan kapasitas kapal latih baru itu, lanjut dia, KRI Bima Suci besarnya dua kali lipat dan mampu mengangkut 150 orang penumpang. Jauh lebih banyak dibanding KRI Dewaruci yang memiliki kapasitas 60-70 orang penumpang saja.

Kendati kapasitas KRI Dewaruci lebih kecil, namun dalam sejarahnya kapal latih tiang tinggi TNI AL yang penuh heroisme ini sudah berkeliling dunia dan mendapatkan banyak penghargaan internasional diantaranya Samkarya Nugraha, karena sudah melebihi masa dinasnya sebagai kapal latih.

“KRI Dewaruci meski memiliki mesin, namun tetap mengajarkan sistem kebaharian yang menggunakan kearifan lokal, misalnya untuk penentuan arah para taruna dilatih melihat tanda-tanda alam seperti bintang,” kata Yusup. KRI Dewaruci juga terkenal akan tradisi mandi Khatulistiwa yang dilakukan tarunanya setiap melewati garis khatulistiwa.

BACA JUGA :  Pesawat Hercules TNI AU Ex RAAF A 1333 menjalani test flight

Kehadiran KRI Dewaruci di kota Makassar pada 20 – 23 September 2016 merupakan bagian dari rangkaian destinasi dari program “Cadet ASEAN Sail 2016” TNI Angkatan Laut yang diikuti para taruna perwakilan dari delapan negara tetangga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here