Senat AS Batasi Kewenangan Militer Trump Untuk Cegah Perang

0
80
Senat AS Batasi Kewenangan Militer Trump Untuk Cegah Perang
Ilustrasi (foto: wartaekonomi)

Washington, GarudaMiliter.comSenat AS Batasi Kewenangan Militer Trump Untuk Cegah Perang. Langkah tersebut diambil setelah meloloskan resolusi dengan melalui voting.

Tujuan dari resolusi tersebut ialah untuk mengendalikan kewenangan presiden Donald Trump dalam menggunakan aksi militer terhadap Iran tanpa persetujuan Kongres.

Dari pemungutan suara resolusi, diperoleh hasil 55-45. Delapan senator dari Partai Republik diketahui mendukung resolusi yang dengan keras ditolak oleh Trump.

Seperti dikutip dari CNN, Jumat (14/2/2020), resolusi tersebut memberikan arah untuk Presiden guna menghentikan penggunaan militer AS untuk permusuhan terhadap Iran.

BACA JUGA :  Markas Pasukan AS Diserang Roket, 4 Personel Militer Terluka

Terkecuali secara eksplisit diizinkan oleh deklarasi perang atau otoritas khusus untuk bisa menggunakan kekuatan militer terhadap Iran.

Diungkap oleh salah satu senator Partai Republik yang mendukung adanya resolusi, Mike Lee. Ia berpendapat bahwa resolusi tidak bertentangan dengan agenda dan tujuan kebijakan luar negeri Trump.

“Saya mendukung apa yang Presiden lakukan dengan kebijakan luar negeri kita,” ucap Lee.

“Bagi saya, ini tentang mendukung Presiden Trump dalam kebijakan luar negerinya, dalam upayanya untuk memastikan bahwa kita tidak terlibat terlalu mudah, terlalu cepat, dengan cara yang tidak konstitusional, dalam perang apa pun. Ini sepenuhnya konsisten dengan kebijakannya,” lanjutnya.

BACA JUGA :  AS Dan Kanada Diminta Tingkatkan Pertahanan Rudal Untuk Hadapi Rusia

Sedangkan dari sisi kompatriot senator Partai Demokrat, tepatnya yang memberikan usul tentang resolusi ini, Tim Kaine, mengeluarkan argumen bahwa resolusi tidak diarahkan kepada Presiden Trump.

“Itu akan berlaku sama untuk setiap Presiden,” tegasnya.

“Ini pada dasarnya tentang Kongres yang memiliki dan mengambil tanggung jawab untuk keputusan paling signifikan yang harus kita buat,” tambahnya.

Chuck Schumer selaku pemimpin minoritas, Selasa kemarin mengeluarkan pendapat bahwa bagian di DPR dan Senat akan mengirimkan peringatan ke Gedung Putih.

“Ini mengirimkan tembakan melintasi busurnya bahwa mayoritas Senat dan mayoritas DPR tidak ingin Presiden mengobarkan perang tanpa persetujuan kongres,” ungkapnya.

BACA JUGA :  AS Pesan 4 Kapal Selam Robot Raksasa Dari Boeing

Pantau terus perkembangan Berita Militer Dunia hanya di GarudaMiliter.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here