Tidak Ada Anggaran, Rusia Akan Pensiunkan dan Besituakan 2 Battlecruiser Nuklir Kirov Class

Tidak Ada Anggaran, Rusia Akan Pensiunkan dan Besituakan 2 Battlecruiser Nuklir Kirov Class – GarudaMiliter.com. Angkatan Laut Rusia diberitakan akan membongkar dan mem-besi tua-kan 2 kapal perang battlecruiser bertenaga nuklir dari kelas Kirov. Kedua kapal perang yang bernasip naas tersebut adalah Admiral Ushakov dan Admiral Lazarev. Dengan dihapuskannya 2 kapal perang dari kelas Kirov ini, maka Rusia hanya tinggal mempunyai 2 unit kapal perang dari kelas tersebut, itupun saat ini salah satunya dengan kondisi yang belum bisa dioperasionalkan.

2 battlecruiser bertenaga nuklir Rusia yang tersisa setelah Admiral Ushakov dan Admiral Lazarev dibesituakan adalah Petr Velikiy yang merupakan flagship Armada Utara Angkatan Laut Rusia dan Admiral Nakhimov yang saat ini njogrog bertahun tahun menunggu penyelesaian perbaikan di galangan Sevmash di kota Severodvisk, Rusia.

Kondisi Admiral Lazarev saat ini
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
  • Gmail
  • Tumblr
  • Blogger
Kondisi Admiral Lazarev saat ini

Kapal perang kelas Kirov yang dibesi tuakan ini adalah kapal kombatan terbesar di dunia. Panjangnya mencapai 252 meter dengan berat 24000 ton (28000 ton fullload). Ditenagai dengan propulsi nuklir seperti kapal induk Amerika, kecepatannya bisa dikebut hingga 32++ knot. Karena begitu besarnya, kapal ini dikelaskan ke dalam golongan sendiri, battlecruiser, dan tidak punya padanan di Angkatan Laut Amerika, yang setelah battleshipnya pensiun di awal tahun 1990-an, kapal terbesarnya dijenis cruiser.

Soviet merancang Kirov Class di masa perang dingin sebagai platform rudal bergerak yang mampu menghancurkan Carrier Battle Group Angkatan Laut Amerika. Namun, saat ini, kapal tersebut sudah sangat tua. Dan kapal tua (dan besar) adalah kapal yang sangat mahal untuk dirawat. Terutama bagi Angkatan Laut Rusia yang sedang kekurangan dana untuk merawat dan mengoperasikan kapal kapal perangnya. Sehingga, begitu Soviet pecah, Rusia yang mewarisi sebagian besar inventori AL Soviet langsung mengistirahatkan 3 kapal dari kelas Kirov ini, Admiral Ushakov, Admiral Lazarev dan Admiral Nakhimov.

Admiral Nakhimov njogrog bertahun tahun di galangan
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
  • Gmail
  • Tumblr
  • Blogger
Admiral Nakhimov njogrog bertahun tahun di galangan

Setelah sekian lama nganggur dipangkalan, pada tahun 2014 Rusia berencana untuk memperbaiki dan mengaktifkan kembali ke tiga kapal bertenaga nuklir tersebut. Namun, dengan dana yang tersedia terbatas sekali, akhirnya 2 kapal pada tahun ini diputuskan untuk dihapuskan, dan alokasi dana yang tersedia difokuskan ke proses menghidupkan kembali Admiral Nakhimov.

Namun, proses perbaikan dan menghidupkan kembali Admiral Nakhimov ini bukannya tanpa masalah. Rusia memberikan kontrak perbaikan dan modernisasi Admiral Nakhimov kepada galangan di akhir tahun 2013. Diharapkan, tahun 2018 Admiral Nakhimov sudah dapat bergabung dengan Armada AL Rusia setelah menjalani proses perbaikan selama (rencananya) 4 tahun.

Kondisi Admiral Ushakov saat ini
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
  • Gmail
  • Tumblr
  • Blogger
Kondisi Admiral Ushakov saat ini

Namun, program tersebut terus direvisi. Pada bulan Oktober 2014, nyaris setahun setelah kontrak diberikan, pekerjaan perbaikan masih belum dimulai sama sekali. Galangan saat itu memperkirakan bahwa estimasi perbaikan selesai akan mundur menjadi ke tahun 2020. Di tahun 2017 galangan kembali merevisi jadwal selesai modernisasi Admiral Nakhimov menjadi 2021. Di awal 2018, target selesainya perbaikan kembali direvisi menjadi 2021 hingga 2022. Dan disebuah wawancara dibulan Agustus 2018, CEO United Shipbuilding Corporation Alexei Rakhmanov, sebagai pemilik galangan Sevmash mengatakan bahwa banyaknya adendum perubahan rencana perbaikan yang diminta customer (dalam hal ini AL Rusia) membuat proyek modernisasi Admiral Nakhamov menjadi jauh lebih lama lagi.

Setelah bertahun tahun dikerjakan, proyek modernisasi Admiral Nakhamov nampaknya jauh dari kata selesai. Tahun 2017 yang lalu, sistem senjata lama sudah diangkat untuk menyediakan tempat untuk sistem senjata baru (rudal Kalibr dan Tsirkon) dan juga menyediakan tempat untuk sistem pertahanan udara baru (Poliment-Redut). Tapi hingga kini (2019) tempat tersebut masih kosong. Tidak ada instalasi sistem yang dilakukan. Tampaknya, integrasi sistem senjata modern ke Kirov Class ini tidak semudah yang direncanakan dan dianggarkan.

Dan dengan lambatnya penyelesaian modernisasi Admiral Nakhamov ini, maka modernisasi satu satunya kapal kelas Kirov Rusia yang aktif, Petr Velikiy pun akan ditunda hingga Admiral Nakhamov selesai.

Media Rusia juga mendengar kabar bahwa satu satunya kapal induk milik AL Rusia, Admiral Kuznetsov juga akan segera di besi tua kan. Admiral Kuznetsov pada bulan Oktober 2018 yang lalu mengalami kerusakan serius setelah tertimpa crane yang menyebabkan fight deck nya rusak dan bolong. Yang membuat sulit adalah, dalam kejadian tersebut, dry dock PD-50 yang merupakan satu satunya dry dock yang bisa menampung Admiral Kuznetsov di Rusia, tenggelam.

Sehingga, jika perbaikan ingin tetap dilakukan, Rusia harus mengeluarkan uang lebih banyak lagi untuk membeli dry dock baru. Atau meng-out-source perbaikan kapal induk tersebut ke Ukraina (tempat kapal induk tersebut dibuat), Perancis, China atau Amerika.

Atau, menghapus kapal induk tersebut, dan mengalokasikan dananya ke pembelian kapal korvet kecil ber-rudal Kalibr yang mempunyai firepower besar, walaupun harus ditukar dengan range yang pendek.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here