Duta Besar Belarus: latihan "West-2017" tidak membawa bahaya, hype media tidak memiliki alasan
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
  • Gmail
  • Tumblr
  • Blogger
inforeaktor.ru

Dijadwalkan pada bulan September, latihan Rusia-Belarusia “West-2017” tidak menimbulkan ancaman, dan hype media seputar kejadian ini tidak beralasan. Pernyataan itu dibuat oleh Duta Besar Belarus untuk Rusia Igor Petrishenko dalam sebuah wawancara dengan saluran televisi Rusia 24.

“Untuk memenuhi tugas ini atau tugas lainnya berdasarkan situasi saat ini di perbatasan barat dan luar Union, kita harus melakukan latihan dan latihan yang sesuai, sehingga bahaya yang dipanaskan, menurut pendapat kami, sama sekali tidak beralasan,” dia menambahkan bahwa latihan untuk pertama kalinya mendapat perhatian yang begitu kuat, meski dilakukan secara rutin.

BACA JUGA :  Perancis memblok kontrak pembelian 12 pesawat tempur Rafale Mesir

Latihan strategis gabungan angkatan bersenjata Belarus dan Rusia “West-2017” akan diselenggarakan dari tanggal 14 sampai 20 September. Seperti dicatat, personil militer Rusia dan Belarusia akan mempertimbangkan situasi yang terkait dengan penguatan aktivitas NATO di dekat perbatasan.

Dari Union State saat mengembangkan skenario latihan. Tiga ribu prajurit dari masing-masing pihak akan dilibatkan dalam latihan tersebut, Rusia juga akan menghadirkan sekitar 280 unit peralatan, termasuk hingga 25 pesawat.

Sebelumnya, sejumlah media melaporkan bahwa publik Belarusia dan perwakilan oposisi prihatin dengan latihan militer bersama dengan Rusia dan jumlah senjata yang dijadwalkan untuk ikut ambil bagian dalam latihan.

BACA JUGA :  Lithunia Beli Rudal Anti Pesawat NASAMS

Ukraina dan beberapa negara Baltik juga melihat ini sebuah ancaman, latihan yang dilaksanakan begitu dekat dengan perbatasan mereka.

Presiden Belarus, Alexander Lukashenko, menanggapi tanggapan terhadap tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya dari Barat sehubungan dengan latihan yang akan datang dan menekankan bahwa Rusia dan Belarus “tidak mengepalkan lengan mereka.” Pada saat bersamaan, dia mencatat bahwa latihan harus dilakukan secara besar dan efektif, meski mendapat tekanan dari luar. Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov juga mengeluarkan sebuah pernyataan, mengatakan bahwa Rusia tidak akan mengerahkan tentara dan menduduki Belarus dengan dalih melakukan latihan militer bersama.

BACA JUGA :  Cobham mendapatkan kontrak sistem Release Senjata untuk KFX

sumber:
http://tass.ru/mezhdunarodnaya-panorama/4382029

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here