Gerakan Jihad Islam Palestina menerima untuk gencatan senjata

0
1084
Gerakan Jihad Islam Palestina menerima untuk gencatan senjata

GarudaMiliter.com – Gerakan perlawanan Jihad Islam Palestina mengatakan telah sepakat dengan para mediator Mesir untuk menghentikan tembakan roket dari Jalur Gaza ke wilayah-wilayah yang diduduki Israel dan memulihkan ketenangan di daerah kantong yang terblokade.

“Setelah kontak antara kepemimpinan Jihad Islam dan saudara-saudara di Mesir, disepakati bahwa gencatan senjata yang komprehensif akan segera dimulai,” kata juru bicara gerakan itu Dawood Shihab dalam sebuah pernyataan pers yang dirilis pada hari Sabtu.

Dia menambahkan, “Jihad Islam akan mematuhi gencatan senjata jika pendudukan (Israel) melakukan hal yang sama.”

BACA JUGA :  [World] Saudi Arabia Imports UCAV Production Line from China

Sebelumnya, sayap militer gerakan Jihad Islam, Brigade Al-Quds, mengatakan telah menembakkan lusinan roket dari Gaza ke masyarakat di sektor selatan wilayah pendudukan sebagai balas dendam atas pembunuhan oleh Israel dan melukai sejumlah pengunjuk rasa Palestina pada hari Jumat.

Dikatakan dalam sebuah pernyataan “api untuk api dan darah untuk darah,” menambahkan, “jika musuh Zionis ingin memperluas lingkaran api, kami siap untuk melakukannya dan siap untuk melindungi rakyat kami.”

Sebagai tanggapan, jet tempur Israel melakukan serangan udara intensif di fasilitas militer, pos pelatihan dan bangunan, milik Hamas dan Jihad Islam, di seluruh Jalur Gaza.

BACA JUGA :  Militer Israel mengklaim bahwa Suriah dan Iran terlibat dalam serangan dari Gaza

Juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza, Ashraf al-Qidra, mengatakan salah satu serangan udara Israel di Jalur Gaza utara semalam melukai sembilan warga sipil Palestina dan Rumah Sakit Indonesia yang rusak parah di Jabalia, terletak empat kilometer di utara Kota Gaza.

Sumber-sumber keamanan Palestina di Gaza mengatakan bahwa sebuah pesawat perang Israel menghancurkan bangunan 4 lantai di Kota Gaza dan meratakannya ke tanah, menambahkan bahwa bangunan itu kosong pada saat itu dan tidak ada korban luka yang dilaporkan.

BACA JUGA :  Rusia dan India menyetujui tanggal latihan interspesifik pertama "Indra"

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here