Putin menyebut teknologi yang akan lebih mengerikan daripada bom atom

0
1062

Presiden Rusia Vladimir Putin percaya bahwa dalam waktu dekat, pemrograman genetika manusia dimungkinkan sesuai dengan karakteristik yang diberikan, dan ini mungkin terbukti lebih mengerikan daripada bom atom. Kepala negara mengatakan hal ini pada sebuah pertemuan dengan para peserta Festival Pemuda dan Siswa Sedunia.

Menurut Putin, rekayasa genetika akan memberikan peluang luar biasa di bidang farmakologi, perubahan kode manusia.

“Bisa dibayangkan bahwa seseorang dapat menciptakan seseorang dengan karakteristik tertentu: ini bisa menjadi matematikawan yang hebat, bisa jadi pemusik brilian, tapi mungkin seorang militer – pria yang bisa bertempur tanpa rasa takut, tanpa belas kasihan dan penyesalan, tanpa rasa sakit,” Kata sang presiden.

BACA JUGA :  Angkatan Udara AS menewaskan delapan militan, "Al-Shabab" di Somalia

“Anda mengerti, umat manusia dapat bergabung dan kemungkinan besar akan masuk dalam waktu dekat dalam periode perkembangan dan keberadaannya yang sangat sulit dan bertanggung jawab.” Dan itulah yang baru saja saya katakan mungkin lebih buruk daripada bom nuklir, “tegasnya.

Pada saat yang sama, pemimpin Rusia tersebut percaya bahwa teknologi baru harus digunakan dan diterapkan secara efektif dalam praktik yang luas. Namun, umat manusia seharusnya tidak pernah melupakan moralitas, karena ketidakhadiran mereka bisa berujung pada penghancuran manusia, dia yakin.

BACA JUGA :  Jokowi bertemu tiga CEO perusahaan strategis Turki

“Setiap kali kita melakukan sesuatu dan apapun yang kita lakukan, kita tidak boleh melupakan pondasi etis dari pekerjaan kita. Semua yang kita lakukan harus menguntungkan penyebabnya, menguatkan orang itu, dan tidak menghancurkannya,” menyimpulkan Putin.

***
Saya coba menyimpulkan berita diatas bahwasanya teknologi rekayasa genetika akan sangat berbahaya jika dikuasai oleh orang yang salah atau tak bermoral.

Sumber
https://ria.ru/society/20171021/1507310983.html
Photo : hanya ilustrasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here