Korea Utara Ingin Nuklirnya Seimbang dengan Amerika

0
795

Potensi nuklir Korea Utara hampir sama dengan yang terjadi Amerika, kata Menteri Luar Negeri Korea Utara, Tsoi Song Hee.

“Tujuan utama kami adalah mencapai keseimbangan, keseimbangan dengan AS sehingga mereka tidak berani membicarakan tindakan militer apapun terhadap DPRK,” Tsoi Song Hee mencatat di konferensi Moskow tentang non-proliferasi.

Menurut dia, kepemilikan senjata nuklir untuk Pyongyang adalah masalah “hidup dan mati.”
“Situasi saat ini memperkuat kita dalam pemahaman kita bahwa kita membutuhkan senjata nuklir untuk mengusir kemungkinan serangan,” tambah diplomat tersebut.

BACA JUGA :  Media: Pyongyang mencuri teknologi peluncuran rudal balistik dari Seoul

Tsoi Song Hee mencatat bahwa DPRK hidup di bawah ancaman konstan dari AS.
“Tindakan tersebut menyebabkan oposisi: Pemimpin kami menjelaskan posisi kami bahwa kami akan menenangkan AS dan menanggapi api dengan api,” katanya.

Diplomat tersebut menekankan bahwa Pyongyang tidak akan menegosiasikan persenjataannya dan AS harus “menyesuaikan diri dengan status nuklir DPRK.” Juga, Korea Utara tidak akan mentransfer senjata nuklir ke negara ketiga.

Konfrontasi antara Pyongyang dan Washington semakin intensif setelah latihan militer Amerika Serikat dan Korea Selatan dalam melakukan penyerangan melawan DPRK jika terjadi perang. Korea Utara mengkhawatirkan ancaman Amerika dan meningkatkan kemampuan nuklir dan misilnya.

BACA JUGA :  Sikap Indonesia soal nuklir Korut tepat oleh Pengamat Hukum Internasional

Rusia dan China menyarankan agar DPRK mengumumkan moratorium uji coba nuklir dan peluncuran rudal, dan bahwa Korea Selatan dan Amerika Serikat menahan diri untuk tidak melakukan manuver di wilayah tersebut untuk menstabilkan situasi tersebut, namun Washington mengabaikan prakarsa ini.

Sumber
https://ria.ru/world/20171020/1507250999.html

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here