China, Jepang mengecam uji coba nuklir Korea Utara

0
763
China, Jepang mengecam uji coba nuklir Korea Utara

BEIJING / TOKYO, 3 September – China dan Jepang mengecam uji coba nuklir keenam Korea Utara pada hari Minggu, yang menurut Korut merupakan peledakan bom hidrogen yang berhasil dimuat ke rudal balistik antarbenua.

“Menunjukkan ketidakpedulian terhadap oposisi umum masyarakat internasional, Korea Utara kembali melakukan uji coba nuklir … China dengan tegas menentang ini dan dengan keras mengecamnya pada saat yang sama,” kata menteri luar negeri China dalam sebuah pernyataan.

China ingin Korea Utara menghadapi tekad masyarakat internasional terhadap denuklirisasi Semenanjung Korea, kata pernyataan tersebut, menambahkan bahwa “denuklirisasi semenanjung dan juga non-proliferasi dan menjaga perdamaian dan keamanan di Asia Timur Laut adalah pendirian perusahaan China. “

BACA JUGA :  Presiden Jokowi dan Putin di rencanakan bertemu di Singapura saat KTT ASEAN-Rusia

Ini juga mendesak Pyongyang untuk menghentikan ketegangan yang meningkat, mematuhi resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan “kembali ke jalur penyelesaian masalah melalui dialog.”

China akan “menerapkan resolusi DK PBB secara menyeluruh dan dengan cara yang menyeluruh,” demikian pernyataan tersebut, menegaskan kembali tekad negara tersebut mengenai denuklirisasi dan menjamin perdamaian di semenanjung tersebut.

Di Tokyo, Perdana Menteri Shinzo Abe berjanji untuk tidak memaafkan uji coba nuklir keenam Korea Utara.

“Pembangunan nuklir dan rudal Korea Utara merupakan tahap ancaman yang lebih serius, mendesak, dan baru bagi keamanan negara kita,” kata Abe setelah mengadakan sebuah pertemuan dewan keamanan nasional. “Ini serius mengorbankan perdamaian dan keamanan daerah dan masyarakat internasional,” katanya.

BACA JUGA :  Pesawat Angkatan Udara AS Mendekati Pangkalan Kapal Selam Korea Utara

“(Jepang) secara tegas memprotes Korea Utara dan mengutuk (ujian) dalam kata-kata terkuat yang pernah ada,” dia juga mencatat.

Jepang akan meningkatkan kerja sama dengan Amerika Serikat, Korea Selatan, China, Rusia dan negara-negara lain untuk meninjau kembali tanggapan terhadap Korea Utara, termasuk tindakan lebih lanjut oleh DK PBB, katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here