Korea Utara meluncurkan rudal balistik jarak menengah melintasi Jepang pada hari Jumat, kata militer Korea Selatan dan A.S..

Yang terbaru dalam serangkaian provokasi Kim Jong-un rezim datang tiga hari setelah Dewan Keamanan PBB mengadopsi sebuah resolusi yang bertujuan untuk memotong impor minyak Utara sampai sepertiga.

Rudal “tak dikenal” yang diluncurkan dari Pyongyang terbang sekitar 3.700 kilometer ke arah Jepang ke Samudera Pasifik Utara, menurut Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS). Ini mencapai ketinggian maksimum sekitar 770 km, tambah JCS.

BACA JUGA :  Pesawat Angkatan Udara AS Mendekati Pangkalan Kapal Selam Korea Utara

Rudal diluncurkan “sekitar pukul 06.57 pagi hari ini dari sekitar Sunan di Pyongyang,” katanya.

Komando Pasifik A.S. (PACOM) mengkonfirmasi peluncuran rudal Korea Utara. “Penilaian awal menunjukkan peluncuran rudal balistik jarak menengah,” juru bicara komando berbasis Hawaii, Cdr. Dave Benham mengatakan dalam sebuah pernyataan email. “Rudal balistik melintas di wilayah utara Jepang sebelum mendarat di Samudera Pasifik timur Jepang.”

Tapi, dia menambahkan, PACOM “menentukan rudal balistik ini tidak menimbulkan ancaman bagi Guam,” dan Komando Pertahanan Udara Amerika Utara (NORAD) menyimpulkan bahwa ini juga bukan ancaman langsung ke Amerika Utara.

BACA JUGA :  Korut Luncurkan Rudar Anti-kapal Namun tidak melanggar resolusi PBB

Meskipun demikian, ini menunjukkan kemampuan Korut untuk menyerang Guam, di mana basis militer utama A.S. berada, dengan rudalnya. Guam berjarak sekitar 3,400 km dari Pyongyang.

Ini tampaknya mencoba mengasah teknologi masuk kembali keatmosfer untuk berbagai jenis misilnya.

Presiden Kprsel Moon Jae-in segera mengadakan pertemuan Dewan Keamanan Nasional (NSC) saat tentara negara tersebut melakukan pelatihan rudal balistik di Laut Timur sebagai tanggapan atas provokasi terakhir Korut.

Pihak militer melepaskan rudal Hyunmoo-II dengan mempertimbangkan jarak antara tempat latihan dan lapangan terbang Sunan, yang merupakan “titik luncur,” kata JCS. Tanggapan cepat tersebut merupakan kesiapan tempur militer, katanya dalam sebuah pernyataan

BACA JUGA :  Pesawat Antonov Tiba Kembali di Lanud Sultan Hasanuddin

Media Jepang juga melaporkan bahwa rudal Utara melintas di wilayah utara Hokkaido.

Akhir bulan lalu, Korut meluncurkan sebuah IRBM Hwasong-12 di atas negara kepulauan tersebut, dilanjutkan dengan uji coba nuklir keenam keenam. Rentang penuh diperkirakan 4.500-5.000 km.

Korut mengancam akan mengirim empat rudal Hwagsong-12 ke Guam. Pengamat Korea Utara mengatakan bahwa pihaknya dapat menembakkan rudal balistik antarbenua Hwasong-14 (ICBM) dalam waktu dekat.

Korut berencana merayakan ulang tahun pendirian Partai Buruh yang berkuasa pada 10 Oktober.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here